nasional

Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan Berharap Makin Banyak Perwakilan Anak Muda di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sabtu, 15 Juni 2024 | 06:48 WIB
Komandan TKN Fanta Muhammad Arief Rosyid Hasan saat menjadi narasumber di Podcast JPP Talk yang digelar oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP).

 

Jakarta,Protokol24.- Nama Komandan TKN Fanta Muhammad Arief Rosyid Hasan digadang-gadang masuk dalam Kabinet Prabowo Gibran.

Pada pemerintahan baru mendatang, Arief Rosyid Hasan berharap semakin banyak perwakilan anak muda terlibat dalam pemerintahan Prabowo Gibran.

Apalagi menurut Arief Rosyid Hasan populasi anak muda di Indonesia saat ini cukup besar, bahkan pada pemilu 2024 menjadi kelompok pemilih terbesar.

Hal itu diungkapkan Arief Rosyid Hasan saat menjadi narasumber di Podcast JPP Talk yang digelar oleh Jaringan Pemred Promedia (JPP).

Baca Juga: Pertamina EP Gandeng Puskesmas Temiyang Berdayakan Kader Posyandu Remaja dan Buruh Migran Indramayu 

Ketua Umum PB HMI periode 2013-2015 itu meyakini bila saat ini kedasaran elit politik di Indonesia terkait keberpihakan terhadap anak muda semakin besar.

Ia mencontohkan di masa Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, sejumlah pos-pos pemerintahan sudah dipercayakan kepada anak muda. Mulai dari menteri, wakil menteri hingga Staf Khusus Milenial.

Mantan Komisaris BSI tersebut menerangkan keberpihakan terhadap anak muda akan sulit terwujud jika tidak ada perwakilan anak muda di dalam pemerintahan.

"Kita mendorong bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran, yang didukung sebagian besar anak muda, itu memiliki keberpihakan kepada anak muda," tandasnya.

"Keberpihakan itu tidak mungkin ada jika tidak ada perwakilannya atau representasi anak muda di dalamnya," lanjutnya.

Baca Juga: Sempat Tak Laku Dilelang, KPK Hibahkan Barang Rampasan Negara Senilai 10,2 Miliar Kepada Pemkab Indramayu 

Pada sisi yang lain, peran anak muda juga tampak besar mewarnai Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir.

Kementerian tersebut memberikan kesempatan yang cukup besar kepada anak muda untuk menjadi Direksi dan Komisaris di BUMN.

"Sekarang ini mindset elit kita sudah mengarah kesana. Kita pengen memperluaslah. Menambah kuota itu. Apalagi kan tadi kontribusinya besar," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini