nasional

Letusan Gunung Semeru Sudah Telan 13 Korban Jiwa dan Puluhan Lainnya Luka, Status Meningkat Menjadi Waspada

Minggu, 5 Desember 2021 | 15:14 WIB
Evakuasi warga akibat ketusan Gunung Semeru (Toha)
  • SDN Supiturang 04 ± 80 orang
  • Masjid Baitul Jadid Dsn. Supiturang ± 50 orang
  • SDN Oro-Oro Ombo 3, ± 20 orang
  • SDN Oro-Oro Ombo 2, ± 35 orang
  • Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng Desa Oro-oro Ombo ± 20 orang
  • Balai Desa Oro-Oro Ombo ± 40 orang
  • Balai Desa Sumberurip ± 25 orang
  • SDN Sumberurip 2, ± 25 orang

Baca Juga: Sejarah Letusan Gunung Semeru dari Masa ke Masa

Sebaran pengungsi juga ada di balai Desa Candipuro dengan jumlah total 409 orang.

Dampak letusan Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur (Foto: Gorajuara.com/ Instagram @socialdisaster.rescue)

Rumah Tertutup Abu Vulkanik

Abu vulkanik dari Gunung Semeru juga menyebabkan rumah warga tertutup material culkanik cukup tebal. Alhasil akses jalan penghubung antara Lumajang dan Malang pun terputus karena tebalnya abu vulkanik.

BPBD Kabupaten Lumajang berupaya menyambungkan kembali jalan yang terputus tersebut. BPBD mengerahkan alat berat untuk mengeruk material vulkanik yang menumpuk di jalan.

Kondisi Disekitar Semeru H5 Desember 2021 (berita nusra)

Baca Juga: WOW! Mangga Agrimania Satu Buahnya Bisa Tembus 1 Kilogram, Makan Satu Bisa Kenyang Seharian

Semeru Status Waspada

Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), Gunung Semeru saat ini ada dalam status level II atau waspada.

Tingkat polusi yang tinggi dari abu vulkanik berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kategori rentan. Warga yang masuk kategori rentan itu antara lain ibu hamil, disabilitas, abak-anak dan lansia.***

Halaman:

Tags

Terkini