• Jumat, 29 September 2023

Ini Penjelasan Trisuci Waisak Dalam Peringatannya Menurut Konferensi Umat Buddha

- Senin, 16 Mei 2022 | 19:32 WIB
Trisuci Waisak merupakan tiga peringatan peristiwa penting yang dirayakan setiap momen hari suci Waisak. (jcomp/Freepik)
Trisuci Waisak merupakan tiga peringatan peristiwa penting yang dirayakan setiap momen hari suci Waisak. (jcomp/Freepik)

PROTOKOL24- Hari Raya Waisak ditetapkan oleh Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists) sejak tahun 1959 di Sri Lanka.

Dalam peringatannya terdapat Trisuci Waisak yang merupakan tiga peringatan peristiwa penting yang dirayakan setiap momen hari suci Waisak.

Lalu seperti apa Trisuci Waisak menurut konferensi umat Buddha, berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: Turut Merayakan, Ini 10 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak yang Memiliki Makna Mendalam  

Dalam peringatan Hari Raya Waisak, terdapat tiga peristiwa penting diantaranya:

1. Lahirnya seorang pangeran Siddharta sebagai calon Buddha di Taman Lumbini tahun 623 SM

2. Pangeran Siddharta mencapai puncak penerangan agung dan jadi Buddha di Bodh Gaya (Buddha-Gaya) di usia 35 tahun pada tahun 588 SM.

3. Wafatnya Buddha Gautama parinibbana di usia 80 tahun pada tahun 543 SM di Kusinara.

Baca Juga: 13 Penumpang Tewas Saat Bus yang Ditumpanginya Terguling Menabrak VMS Jalan Tol 

Hari Raya Waisak 2566 BE pada tahun ini bertepatan dengan tanggal 16 Mei 2022, dan peringatannya akan dipusatkan di Candi Borobudur, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Rangkaian acara Waisak yang dilakukan oleh umat Buddha di Candi Borobudur tersebut antara lain:

1. Pengambilan air berkat dari umbul (mata air) Jumprit di Temanggung

2. Penyalaan obor sumber api abadi Mrapen, Grobogan.

Baca Juga: Sumber Anggaran Program 'Ledig' dan 'Dekat' Kabupaten Indramayu Disoal, Ini Penjelasan Pemerintah Daerah

Halaman:

Editor: Cipyadi

Sumber: About Malang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X