Indramayu,Protokol24.- KKN STKIP NU bersama Pemuda Gang Sentanu (PGS) didukung oleh Pemerintah Desa Tambi Lor Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu berkolaborasi membentuk Kawasan Literasi Terintegrasi.
Kawasan Literasi Terintegrasi yang dipusatkan di Gang Sentanu Desa Tambi Lor ini nantinya akan melibatkan lima komponen penting strategi kolaborasi pentahelix. Antara lain, pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media.
Dalam implementasinya, Kawasan Literasi Terintegasi Desa Tambi Lor melaksanakan enam program literasi dasar, yaitu literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi keuangan, literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta literasi budaya dan kewarganegaraan.
Kehadiran Kawasan Literasi Terintegasi di tengah-tengah masyarakat Desa Tambi Lor diharapkan mampu menciptakan masyarakat pembelajar sepanjang hayat.
Ketua KKN Desa Tambi Lor STKIP NU Indramayu Rangga Hendriyano, didampingi Saida Nafisa Fahera selaku sekretaris mengatakan Kawasan Literasi Terintegasi Desa Tambi Lor dimaksudkan untuk memberikan perluasan akses informasi kepada masyarakat.
Selain itu, juga dimaksudkan untuk menumbuhkan dan membudayakan minat baca, mengembangkan sikap positif, dan mengembangkan keterampilan.
Rangga pun memaparkan tujuan program kolaborasi ini, yaitu mewujudkan masyarakat yang berpengetahuan, berketerampilan, maju, dan mandiri melalui kegiatan membaca agar memiliki pemahaman yang luas, serta untuk menciptakan masyarakat pembelajar sepanjang hayat atau lifelong learning.
"Akan segera kita launching dalam waktu dekat dengan semangat 79 tahun kemerdekaan Indonesia," ungkap Rangga Hendriyano, Jumat (30/08/2024).
Sejumlah persiapan pun terus dilakukan, mulai dari penataan kawasan di Gang Sentanu Desa Tambi Lor, materi sosialisasi, hingga membangun keterlibatan masyarakat untuk menyukseskan program ini.
Baca Juga: Revolusi Bertani Modern, Lebih Dekat Berkenalan dengan Hidroponik
Atas kolaborasi ini, Kuwu Tambi Lor Herawati mengapresiasi mahasiswa dan pemuda desa yang telah turut berperan dalam upaya mengembangkan minat atau budaya baca.
Menurutnya, program ini juga dapat meningkatkan wawasan serta menstimulasi berbagai kreatifitas dan inovasi masyarakat dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pedesaan.
"Kami tentu sangat mendukung, melalui program kolaborasi ini semua komponen tersebut bersinergi dan bergerak bersama," katanya.
Artikel Terkait
Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1446 Hijriah, Sentanu Muharram Festival Gelar Pengajian Hingga Penyerahan Santunan
Mobil Siaga Desa Tambi Lor Diserahterimakan Pada Peringatan HUT RI, Kuwu Herawati Pastikan Maksimalkan Penggunaannya Untuk Masyarakat