Siap-siap Hingga Dua Pekan Kedepan, Polres Indramayu Terjunkan Ratusan Personel Gelar Operasi Patuh Lodaya

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 10 Juli 2023 | 19:49 WIB
Polres Indramayu menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2023 di lapangan Mapolres Indramayu, Senin (10/07/2023).
Polres Indramayu menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2023 di lapangan Mapolres Indramayu, Senin (10/07/2023).

 

Indramayu,Protokol24.- Polres Indramayu menggelar Operasi Patuh Lodaya 2023 selama dua pekan kedepan, yakni mulai 10 Juli sampai dengan 23 Juli 2023.

Pada pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2023 ini, Polres Indramayu menerjunkan sebanyak 300 personil Polri yang disiapkan.

Ratusan personel yang diterjunkan Polres Indramayu dalam Operasi Patuh Lodaya 2023 juga akan dibantu oleh 30 personil TNI, serta 10 personil dari petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu.

Baca Juga: Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana Merdeka, Ternyata Ini yang Dibahas Keduanya 

Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar mengatakan sasaran utama pada Operasi Patuh Lodaya 2023, yaitu pelanggaran yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ia menegaskan personel yang diterjunkan pada operasi ini diminta untuk mengedepankan tindakan yang bersifat preventif dan edukasi. Meski demikian, penegakan hukum tetap akan diberlakukan pada pelanggaran lalu lintas.

Terhadap para pelanggar lalu lintas, petugas akan melakukan tindakan tegas. Selain menggunakan ETLE Mobile, petugas juga melakukan penindakan tilang di tempat.

Khusus untuk tilang ini, kapolres memastikan sudah ada 3 petugas Polres Indramayu yang terverifikasi melakukan tilang manual tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan gelar pasukan dan mengecek sarana serta prasarana dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2023 ini,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar usai melakukan gelar pasukan.

 Baca Juga: Emas Batangan Bertuliskan Soekarno dan Sejuta Uang Dolar Palsu Disita Satreskrim Polres Sukabumi

Operasi Patuh Lodaya 2023 akan menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas, seperti pengendara yang tidak memakai helm SNI, berkendara dibawah pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus, pengendara yang melebihi batas kecepatam, pengendara yang bermain ponsel saat berkendara, dan pelanggaran lainnya.

Berkenaan dengan lokasi operasinya, kapolres menuturkan akan digelar di titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran lalu lintas.

“Untuk sasaran lokasi kita hunting ya, tidak statis. Tadi sudah disampaikan sesuai amanat dari Kapolda Jabar bahwa sifat operasi ini mobile, jadi kita hunting dan apabila mendapati pelanggaran lalu lintas akan kita lakukan penindakan,” pungkasnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X