Indramayu,Protokol24.com - Tahun Baru Islam atau awal Muharram, merupakan momen istimewa bagi umat Muslim. Di Blok Maja 2, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, warga setempat merayakan momen ini dengan menggelar adat istiadat Baritan.
Dalam tradisi menyambut Tahun Baru Islam ini, doa bersama dilakukan di jalanan depan halaman rumah warga, menjadi pengalaman unik dan berbeda dari gelar adat Baritan pada umumnya.
Gelar adat istiadat Baritan menyambut Tahun Baru Islam di Blok Maja 2 Desa Majasari merupakan bentuk penghargaan masyarakat terhadap tradisi leluhur yang telah turun-temurun di daerah mereka.
Masyarakat setempat pun sangat bangga dengan warisan budaya ini, sehingga menjaga keberlangsungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Tragedi Mengerikan! Kereta Api VS Truk di Perlintasan Madukoro Semarang dan Terjadi Ledakan Dahsyat
Tahun baru Islam 1445 Hijriah menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan oleh warga Blok Maja 2.
Pada malam pergantian tahun baru Islam, warga Blok Maja 2 berkumpul di jalanan depan halaman rumah masing-masing.
Mereka membawa tikar dan perlengkapan lainnya untuk memenuhi syarat dalam gelar adat Baritan.
Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menjalankan tradisi ini.
Doa bersama dalam gelar adat Baritan dijalankan dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.
Warga memilih jalanan depan halaman rumah sebagai tempat pelaksanaan doa bersama karena ingin memperlihatkan kebersamaan dan kecintaan mereka terhadap tradisi ini kepada siapa saja yang melintas.
Pada malam pergantian tahun baru Islam, terdapat imam yang memimpin doa bersama di jalanan depan halaman rumah warga.
Suara bacaan doa dan dzikir terdengar merdu dan menggetarkan hati semua yang hadir.