PROTOKOL24- Jawa Barat bersiap menyambut 23.749 proyek investasi. Ini akan menyerap sebanyak 87.766 tenaga kerja baru.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara mengatakan Jabar tidak tergoyahkan pada peringkat pertama realisasi investasi di Indonesia sepanjang Januari hingga September 2021 dengan nilai Rp107,23 triliun.
"Realisasi ini kembali mendongkrak serapan tenaga kerja di Jawa Barat hingga 87.766 orang yang terserap dari 23.749 proyek," kata Noneng Komara seperti dikutip PROTOKOL24 dari Antara.
Baca Juga: Hari ini Operasi Zebra Lodaya Dimulai, Ini Sasaran Operasinya
Dikatakannya realisasi investasi ke Jabar sepanjang Januari-September 2021 mampu memberikan kontribusi sebesar 16,3 persen pada realisasi investasi nasional.
Angka realisasi dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp107,23 triliun mampu membuka lapangan pekerjaan selama masa pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID 19.
"Realisasi investasi Jawa Barat periode Januari hingga September 2021 sebesar Rp107,23 triliun naik Rp20,90 triliun dari realisasi periode yang sama di tahun 2020," sebutnya.
Angka ini, lanjutnya, telah mencapai 84,21 persen dari target yang ditetapkan BKPM sebesar Rp127,34 triliun.
Baca Juga: HP Kamu Lemot dan Panas? Jangan Panik Dahulu, Ikuti Langkah Ini Untuk Mengatasinya
Lokasi yang paling banyak menyerap tenaga kerja PMDN ada di Kabupaten Bogor sejumlah 5.586 atau 17,63 persen. Sedangkan untuk PMA penyerapan tenaga kerja terbesar berada di Kabupaten Bekasi sebanyak 15.141 orang atau 27,00 persen.
Berdasarkan data realisasi investasi PMA dan PMDN periode Januari-September 2021, sektor dengan realisasi investasi tertingi di Jabar meliputi perumahan, kawasan industri perkantoran (25 persen), industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain (15 persen), serta transportasi, gudang dan komunikasi (11 persen).
"Jawa Barat masih menjadi primadona investasi, ini bisa dilihat dari kenaikan realisasi investasinya. Realisasi PMA mengalami kenaikan sebesar 21,59 persen dan PMDN naik sebesar 28,01 persen," ungkapnya.***
Artikel Terkait
BKD Siapkan Jabar SMART Birokrasi Menunjang Kinerja ASN
Inggris dan Jabar Jalin Kerjasama, Ini Peluang Program untuk Anak Muda Go Internasional
BPBD Jabar Pantau dan Antisipasi 57 Titik Banjir
Kemenparekraf Siapkan Dua Mobil Vaksin COVID 19 Keliling Jabar