Ridwan Kamil Dorong Ekonomi Desa Meningkat Lewat Digitalisasi

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Selasa, 16 November 2021 | 19:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Road to Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 secara virtual, Selasa, 16 November 2021. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Road to Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 secara virtual, Selasa, 16 November 2021. (Biro Adpim Jabar)

PROTOKOL24- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong penguasaan digital tidak hanya terjadi di kota. Ia pun mendorong digitalisasi desa melalui program Desa Digital

"Digital inklusif jangan sampai pintar digital hanya dikuasai orang kota. Jawa Barat bertekad menjadikan Desa Digital sebagai unggulan," kata Ridwan Kamil, Selasa, 16 November 2021.

Melalui program Desa Digital diharapkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa bisa meningkat. Lewat digital, akses informasi dan ekonomi terbuka lebar hingga ke dunia internasional.

Baca Juga: Presiden Lantik Panglima TNI Baru Pada Hari Rabu

Apalagi potensi ekonomi digital di Indonesia sangat besar. Potensi ini diperoleh dari tingginya jumlah pengguna internet yang mencapai 196,7 juta pengguna. Dari jumlah tersebut 56 persen di antaranya berasal dari daerah perdesaan.

"Urgensinya bahwa sekarang kami punya slogan tinggal desa, rezeki kota, bisnis mendunia," tandas Ridwan Kamil.

Menurutnya selama ini orang menganggap desa itu tidak bisa setara dengan kota. Untuk mengubah itu, maka digunakan strategi digital untuk meyakinkan anak-anak muda tidak lagi perlu pergi ke kota tapi cukup di desa saja.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Semua Waspada Dampak Cuaca

Program Desa Digital ini mulai dirasakan manfaatnya. Beberapa produk asal desa kini bisnisnya sudah mendunia, misalnya saja produk sabun dari satu desa di Jawa Barat. Produk yang semula dijajakan dari rumah ke rumah, kini sudah mampu menembus lintas negara dan omsetnya meningkat hinggat ratusan juta.

Tidak hanya itu, peternak ikan pun kini sudah bisa menggunakan handphone. Biasanya ketika musim hujan peternak kesulitan untuk memberi makan, kini sudah memanfaatkan informasi dari handphone.

"Di Sukabumi cari ikan sudah pakai aplikasi dari Korea, tadinya nyari ikan pake feeling (perasaan) sekarang nyari ikan dikasih tahu waktunya, dimana carinya, panennya naik dua kali lipat," imbuhnya.

Baca Juga: Wajib Cek Sebelum Membeli, Rekomendasi Harga HP di Bawah 2 Juta Tapi Spesifikasinya Mumpuni

Keberhasilan ini, dikatakan Ridwan Kamil tidak terlepas dari empat pilar yang dijalankan untuk mendukung program Desa Digital. Pertama, menyiapkan SDM andal, membangun infrastruktur digital, pembiayaan teknologi dan komunikasi, serta pertumbuhan keuangan tinggi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Humas Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X