SUBANG, PROTOKOL24- Kapolres Subang AKBP Sumarni mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah video konser yang digelar Taman Anggur Kukulu viral melanggar protokol kesehatan (prokes).
Konser yang menampilkan Tri Suaka, Nabila Maharani dan Zinidin Zidan pada Minggu, 30 Januari 2022 lalu di destinasi wisata Taman Anggur Kukulu Kabupaten Subang mulanya hanya beragendakan silaturahmi.
"Saya sangat kecewa dengan kegiatan yang dilaksanakan pengelola tempat Taman Anggur Kukulu. Bilangnya kegiatan silaturahmi, tapi pelaksanaannya kegiatan tersebut konser musik," ungkap AKBP Sumarni.
Baca Juga: Resmi, Polri Kembali Umumkan Perubahan Warna Seragam Satpam Hari Ini
Ia menjelaskan pengelola Taman Anggur Kukulu sebagai penyelenggara pada awalnya menyampaikan bahwa kegiatan yang akan digelar hanya sebatas silaturahmi dengan menampilkan penyanyi Tri Suaka, Nabila Maharani dan Zinidin Zidan.
Namun pada penyelenggaraannya menjadi konser musik yang digelar tanpa menerapkan protokol kesehatan.
Pada acara itu menimbulkan kerumunan, bahkan dalam video yang viral beredar di berbagai media sosial terlihat banyak yang tidak mengenakan masker.
"Oleh karena itu, (pengelola) Taman Anggur Kukulu Subang harus bertangung jawab atas kejadian ini," tegasnya.
Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Subang juga telah mengambil tindakan tegas dengan menutup Taman Wisata Anggur Kukulu selama 3 hari yakni mulai 1-3 Februari 2022.
Sanksi yang diberikan kepada Taman Wisata Anggur Kukulu diharapkan menjadi evaluasi agar tidak kembali terulang.
Tidak saja bagi Taman Wisata Anggur Kukulu, tetapi juga bagi pengelola tempat-tempat wisata lainnya di Kabupaten Subang.
Hal ini diperlukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir mulai terjadi lonjakan kasus diberbagai daerah.***
Disclaimer: Artikel ini telah tayang sebelumnya di Suara Merdeka berjudul Konser Tri Suaka dkk Jadi Lautan Manusia, Kapolres Subang Kecewa: Katanya Silaturahmi
Artikel Terkait
Garut Mulai Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Sudah 55 orang Jalani Isolasi
492 Orang di Jabar Miliki Gejala Mirip Omicron, Ridwan Kamil Sebut Lonjakan Mulai Terjadi