nasional

Membanggakan, EPPD Kabupaten Indramayu Tempati Peringkat Keempat Nasional, Bupati Nina Agustina Terima Penghargaan Mendagri

Jumat, 26 April 2024 | 11:04 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Bupati Indramayu Nina Agustina pada Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Surabaya.

 

Indramayu,Protokol24.- Bupati Indramayu Nina Agustina menerima penghargaan yang diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Nina Agustina menerima penghargaan atas prestasi penyelenggaraan pemerintah daerah dimana Kabupaten Indramayu meraih skor 3,5426 dengan status kinerja 'Tinggi' dari 414 kabupaten se-Indonesia.

Skor tersebut menempatkan Kabupaten Indramayu pada peringkat keempat Nasional dan peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan atas hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2023 diserahkan pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28, Kamis (25/4/2024) di Balai Kota Surabaya.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Sah Ditetapkan KPU sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Hasil Pemilu 2024


Atas prestasi tersebut, Nina Agustina mengungkapkan bahwa pencapaia ini merupakan buah dari kerja sama super tim yang ada di Pemkab Indramayu dalam menerjemahkan visi Indramayu Bermartabat.

"Terima kasih banyak kepada semua ASN di Pemkab Indramayu atas kerja baik yang pada akhirnya menjadi kerja nyata," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus menginspirasi dan memberikan banyak masukan untuk pembangunan dan kemajuan daerah.

"Pertahankan prestasi ini untuk masa depan Kabupaten Indramayu," pintanya.

Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Mendagri Bersurat Perintahkan Bupati dan Walikota Pindahkan RKUD ke Bank Banten 

Pada kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian mengatakan, dengan semangat Otonomi Daerah saat ini pemerintah daerah dituntut untuk terus memiliki kemampuan untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya.

Tito berharap pemerintah daerah mampu mengembangkan potensi lokal sebagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan soal pentingnya pembangunan berkelanjutan menuju ekonomi hijau.

"Bapak/Ibu sekalian tema yang dipilih tahun ini tentang ekonomi hijau dan berkelanjutan, ramah lingkungan (yang) merupakan tekad kita untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab, dan kesadaran pemerintah termasuk pemerintah daerah akan amanah untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan Indonesia,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini