Penuh Haru Gerakan Seribu Sepatu Baru, Pelajar Menangis Tersedu di Pelukan Bupati Indramayu

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Selasa, 23 April 2024 | 10:40 WIB
Bupati Indramayu menyerahkan sepatu baru hasil Gerakan Seribu Sepatu di pendopo kantor bupati setempat, Senin (22/04/2024).
Bupati Indramayu menyerahkan sepatu baru hasil Gerakan Seribu Sepatu di pendopo kantor bupati setempat, Senin (22/04/2024).



Indramayu,Protokol24.- Suasana penuh haru tampak menyelimuti penyerahan sepatu Gerakan Sedekah Seribu Sepatu yang digagas Bupati Indramayu Nina Agustina.

Penyerahan sepatu yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Indramayu diwarnai tangis bahagia para pelajar SD dan SMP penerimanya, Senin (22/4/2024).

Apalagi Gerakan Seribu Sepatu yang ditargetkan hanya 1.000 pasang sepatu, hasilnya melampaui target mencapai 6.771 sepatu.

Pencapaian ini sekaligus menandai kepedulian yang luar biasa para ASN di lingkungan Pemkab Indramayu dengan ikut menyukseskan Gerakan Sedekah Seribu Sepatu.

Baca Juga: 7.783 Personel Gabungan Disiagakan Saat Mahkamah Konstitusi Bacakan Putusan

Di tengah suasana penuh keharuan itu, Bupati Indramayu Nina Agustina memotivasi para pelajar untuk tetap semangat dan giat belajar.

Gerakan Seribu Sepatu yang diawali rasa keperihatinan atas sepatu rusak yang tetap dipakai para pelajar, mampu menggugah semua pihak untuk lebih peduli terhadap pendidikan.

"Tetap belajar yang rajin ya, semoga sepatu baru ini membawa semangat untuk tetap belajar," kata Nina usai menyerahkan sepatu kepada 200 pelajar SD dan SMP di wilayah eks Kawedanan Indramayu.

Ia menambahkan, ribuan sepatu yang sudah terkumpul tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada para pelajar yang sepatunya rusak.

Dengan sepatu baru tersebut, bupati berharap para pelajar memiliki semangat untuk terus belajar meraih cita-citanya.

Baca Juga: Jelang Pilkada, KPU Jabar Segera Buka Pendaftaran PPK dan PPS, Catat Tanggalnya

Diana Tri Oktaviani, salah seorang pelajar SDN 1 Lemahmekar yang menerima sepatu baru tampak menangis tersedu di pelukan Bupati Indramayu Nina Agustina.

Bukan tanpa sebab, Diana hampir 3 tahun ini aktivitas sekolahnya tanpa kehadiran ibunda tercinta karena telah meninggal dunia.

Diana pun mengenakan sepatu yang kondisinya sudah rusak dan baju seragam yang sudah mulai terlihat banyak tambalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X