PROTOKOL24- Cabang-cabang Nahdlatul Ulama (NU) di luar Jawa yang saat ini masih memiliki keterbatasan, akan mendapatkan fasilitas masjid dan rumah sakit.
Masjid dan rumah sakit Nahdlatul Ulama (NU) itu, dibangun atas kerjasama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Dewan Keluarga Kerajaan Qatar.
Atas kerjasama tersebut, selanjutnya akan dibangun 100 masjid dan 10 rumah sakit di wilayah Indonesia. Pembangunannya difokuskan pada cabang-cabang Nahdlatul Ulama (NU) di luar Jawa.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan kerja sama NU dengan Qatar tersebut merupakan salah satu upaya untuk membangun peradaban dunia Islam dengan lebih baik.
Oleh karena itu, pembangunan masjid dan rumah sakit akan ditempatkan pada wilayah yang sangat membutuhkan.
Menurutnya pembangunan masjid dan rumah sakit di Pulau Jawa saat ini sudah sangat baik.
"Saya kira untuk di Pulau Jawa itu sudah cukup, fokus luar Jawa, di wilayah mana yang membutuhkan masjid dan rumah sakit," katanya seperti dikutip PROTOKOL24 dari Antara, Senin, 6 Desember 2021.
Baca Juga: Kenali Lima Gejala Umum Virus Covid-19 Varian Omicron, Tubuh Akan Merasakan Kelelahan Ekstrem
Terkait kerjasama itu, Sekretaris Jenderal Dewan Keluarga Kerajaan Qatar Syekh Abdul Aziz Abdul Rahman Hassan Al-Thani mengatakan pemerintah Qatar telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara.
Dalam kunjungannya ke Indonesia kali ini, bertujuan untuk melakukan kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui program pelatihan kepemimpinan.
Kerja sama yang dibangun dengan PBNU tersebut merupakan salah satu upaya untuk membangun kepemimpinan dalam Islam.
"Kami berharap akan muncul para pemimpin dari dunia Islam. Sebab Islam mengajak kepada persatuan. Oleh karena itulah, kami bermaksud bekerja sama dengan PBNU untuk membangun kepemimpinan dalam Islam," kata Abdul Aziz.
Baca Juga: Sudah Habis Dipesan, Mainan Anak-Anak Tesla Cyberquad Harganya Cuma Rp 27 Jutaan Saja