Pertamina PHE ONWJ Dukung KTH Cemara Kulon Merintis Budidaya Durian Premium, Tingkatkan Perekonomian Masyarakat dan Keberlanjutan Lingkungan

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 20 Mei 2024 | 14:20 WIB
Manager Communication, Relations, and CID Regional Jawa, Hari Setyono mendukung Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.
Manager Communication, Relations, and CID Regional Jawa, Hari Setyono mendukung Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

 

Indramayu,Protokol24.- Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mendukung Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu saat ini sedang merintis budidaya durian premium dengan memanfaatkan lahan non produktif.

Dukungan Pertamina PHE ONWJ pada budidaya durian premium ini merupakan bagian dari program besar Taman Desa Cemara Kulon.

Nantinya, Taman Desa Cemara Kulon yang mendapat dukungan Pertamina PHE ONWJ ini dapat dimanfaatkan sebagai area wisata.

Di sisi lain, juga sekaligus sebagai sarana melestarikan dan memanfaatkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Baca Juga: Kotak Pena Polindra Kembali Jalin Kolaborasi Bersama PWI Indramayu, Gelar Pelatihan Jurnalistik Peringati Hari Jadinya ke-11 Tahun 

Manager Communication, Relations, and CID Regional Jawa, Hari Setyono menuturkan, selama ini perusahaan sudah banyak melakukan penanaman di wilayah operasi.

Khusus untuk Desa Cemara Kulon, PHE ONWJ memberikan dukungan berupa bibit durian premium untuk ditanam pada lahan non produktif.

Langkah pertama budidaya dimulai dari penanaman 70 bibit durian premium dari Pertamina PHE ONWJ.

Selain durian, perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi minyak dan gas itu turut menyumbang 50 bibit mangrove dan bibit alpukat.

Pemberian bibit ini merupakan upaya perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

Baca Juga: Kerugian Kredit Fiktif Bank BJB Labuan Pandeglang Capai Rp 13 Miliar, Dua Pelakunya Ditangkap, Polisi Belum Menyentuh Pimpinan Cabang 

Dikatakan Hari Setyono penanaman ini tidak hanya menjadi awal dari budidaya durian premium di lahan non produktif, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan lingkungan, terutama ekosistem mangrove yang penting.

"Kami berharap inisiatif ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat setempat, baik dari segi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan," ungkap Hari Setyono, Senin (20/05/2024).

Melalui program ini, masyarakat Indramayu lima tahun ke depan tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau impor dari Malaysia untuk menikmati durian premium jenis Musang King, Duri Hitam, dan Pelangi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X