"Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak dalam mewujudkan jembatan baru ini. Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat," kata Hari.
Dikatakannya, jembatan baru ini juga dimanfaatkan KTH Cemara Kulon untuk memantau program budidaya lembah mangrove yang sedang berjalan.
Selama setahun terakhir, KTH Cemara Kulon terus menanam di lahan non produktif yang berada di sekitar jembatan.
Tanaman ini jadi vegetasi, dan makanan lebah sekaligus menghasilkan madu yang diharapkan nantinya bisa bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana mengungkapkan terima kasih kepada Pertamina PHE ONWJ.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini jadi harapan besar masyarakat yang berhasil diwujudkan.
"Keberadaan jembatan ini sangat bermanfaat, dapat memangkas waktu warga yang akan melintas tambak," tuturnya.
"Nantinya, taman ini dapat dimanfaatkan sebagai area wisata sekaligus sarana melestarikan dan memanfaatkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan," pungkasnya.(*)