daerah

Citarum Alami Pengurangan Luas Genangan Signifikan, dari 370 Hanya Tersisa 70 Hektare Saja

Senin, 22 November 2021 | 21:31 WIB
Ridwan Kamil menyatakan genangan banjir Citarum berkurang. (jabarprov.go.id)

PROTOKOL24- Citarum mengalami pengurangan luas genangan di hulu yang sangat signifikan. Data Satgas Citarum menunjukan,luasan genangan atau banjir di kawasan hulu Citarum di selatan Kabupaten Bandung mencapai 370 hektare, namun saat ini genangan hanya tersisa sekitar 70 hektare lagi.

Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Ridwan Kamil mengatakan berkurangnya luas genangan di Hulu Citarum yang signifikan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya dampak dibangunnya sejumlah infrastruktur pengendali banjir. Mulai dari kolam retensi Cieunteung, Terowongan Nanjung hingga Floodway Cisangkuy.

Keberhasilan mengurangi genangan ini menurutnya merupakan hasil kerjasama semua pihak.

"Dari aspek banjir, berkat kerja pak presiden, menteri, kerja dari provinsi, kabupaten, BBWS Citarum, kita bisa mengurangi genangan yang biasanya 370 hektare di Dayeuhkolot yang rutin beritanya berhari-hari di TV insyaAllah tahun depan sudah berkurang tinggal 70an hektar," ujar Ridwan Kamil ketika meninjau Floodway Cisangkuy, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Senin 22 November 2021, seperti dikutip PROTOKOL24 dari Pikiran Rakyat berjudul Ridwan Kamil Sebut Genangan Banjir Citarum Berkurang hingga 330 Hektare

Baca Juga: Ini Arahan Presiden Jokowi Cegah Ledakan Kasus Covid 19

"Kita belum bisa bilang 100 persen bebas banjir karena itu menurut saya takabur karena fenomena air ini tidak melulu apa yang air kita lihat sehari-hari, tapi ada yang mempengaruhi seperti global warming yang mempengaruhi sehingga insyaallah, beritanya banjir berkurang luar biasa dari 370 tinggal 70an hektare," ujar dia menambahkan.

Berdasarkan testimoni warga, kata Ridwan Kamil, warga sekitar sudah mulai merasakan dampak pembangunan infrastruktur pengendalian banjir Citarum ini.

"Biasanya dulu lama banjirnya, tinggi airnya, tapi sekarang sudah jarang lagi Alhamdulillah. Mudah-mudahan sampai akhir musim hujan kita bisa mengendalikan," ujar dia.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan 13 Kios di Dramaga Bogor, Kerugian Capai Rp 125 Juta

Pengendalian tersebut, kata dia, salah satunya yang paling besar anggarannya yaitu pembangunan floodway Cisangkuy yang menelan biaya Rp 800 miliar dengan menyodet Sungai Cisangkuy yang biasanya melimpah ke pemukiman Dayeuhkolot.

"BBWS belokan sungai ini sepanjang 1,7 km sehingga menjauhi pemukiman, bertemu Citarum di sodetan istilahnya melengkapi Retensi Cieunteung, percepatan Nanjung kemudian kolam retensi Andir insyaallah akhir tahun selesai dan polder-polder," tutur dia.

Ridwan Kamil berharap beberapa tahun kedepan genangan di kawasan Bandung Selatan terus berkurang.

Baca Juga: Tembus Lebih dari 1,3 Miliar Kali Penayangan di Youtube, Lagu BTS Dynamite Cetak Sejarah Baru

Dia menambahkan, pengecekan tersebut sebagai persiapan dalam rangka rencana kunjungan Presiden RI ke Citarum.

"Saya mengecek, dalam rangka rencana persiapan presiden yang ingin melihat kemajuan Citarum dari berbagai aspek. Karena di Glasgow kita mendapat kehormatan melaporkan ke dunia bahwa Citarum Alhamdulillah tidak lagi terkotor sedunia ya, sudah jauh lebih baik bersih," ucap dia.

Halaman:

Tags

Terkini