"Bisa yang baru krem, lalu yang coklat hingga yang putih biru," katanya.
Seharusnya kata Agus, pergantian warna baju ini pun disosialisasikan dulu secara terpadu. Terlebih baju coklat saat ini baru berusia sekitar satu tahun saja.
"Katanya ada niat memuliakan satpam, namun kalau ganti lagi seragam yah itu uang lagi, apalagi zaman pandemi ini keuangan sedang sulit," katanya.
Baca Juga: Polisi Terus Buru Pelaku Penendang Sesajen di Gunung Semeru
Memang diakui Agus, Satpam biasanya diberikan seragam oleh pengguna jasanya. Hanya saja paling pemberian seragam tersebut hanya satu buah.
"Jika setiap hari bekerja setidaknya kan butuh 3 buah seragam, nah yang dua ini kan harus beli sendiri. Kasian mereka ini," katanya.
Oleh karena itu Agus pun berharap pergantian baju Satpam ini tidak sesegera mungkin dilaksanakan.
Minimal kata dia 5-10 tahun ke depan itu masih masuk akal dengan sosialisasi terlebih dahulu.
"Tanggal 24 Januari 2022 ini pun kami akan mengadakan acara dengan menghadirkan perwakilan dari Mabes Polri, Kemenakertrans dan BPP ABUJAPI membahas seragam ini," katanya.***(Mochammad Iqbal Maulud/Pikiran Rakyat)