Protokol24 – Hendak memadamkan kebakaran di dapur sebuah rumah, warga malah menemukan bocah laki-laki 5 tahun disekap. Kondisi korban cukup mengenaskan karena kaki dan tangannya di rantai.
Kejadian itu berlangsung tepatnya di Perumahan Anggrek Regency Jalan Soka Nomor 27 Keluarhan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang pada Rabu 5 Januari 2022.
Baca Juga: Meresahkan! Harga Minyak Goreng di Korea Utara Capai Rp 718 Ribu per Liternya
Dihimpun dari berbagai sumber, salah seorang warga menemukan bocah malang tersebut karena teriakan dan tangisan korban. Posisi saat ditemukan korban tengah terlentang tidur. Kondisinya memprihatinkan karena banyak luka lebam dan luka lain di sekujur tubuhnya.
Penemuan tersebut jelas membuat heboh warga sekitar. Betapa tidak, warga tak menyangka ada tetangganya yang nekat menyekap seorang anak usia 5 tahun.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi oleh KPK
Saat didatangi warga, dapur bagian belakang memang tengah dilalap api. Namun kondisi rumah saat itu terkunci dan tidak ada pemiliknya. Tak ayal warga pun berbondong-bondong mendobrak pintu agar bisa terbuka.
Saat selesai mendobrak, ada teriakan anak dari atas lantai dua. Ternyata warga menemukan bocah laki-laki dirantai ke sebuah tangga dan velg mobil.
Baca Juga: Warga Aceh Digegerkan Penemuan Ikan Raksasa Saat Banjir Landa Lhokseumawe
Setelah menelfon damkar dan menyelamatkan bocah 5 tahun yang bernama Rizki tersebut, pemilik rumah yang bernama Susi (50) pulang.
Ia juga kaget mendapati dapur rumahnya terbakar. Namun ternyata wanita paruh baya tersebut lebih kaget dan terkejut lagi saat Rizky sudah bersama dengan polisi.
Belum diketahui jelas motif apa yang melatarbelakangi penyekapan bocah malang tersebut. Hubungan Susi dan Rizky pun belum jelas apakah saudara atau bukan.
Baca Juga: Polisi Dalami Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahean, Ferdinand akan Lapor Balik
Tetapi warga sekitar menuturkan bahwa Susi merupakan penjaga rumah dan jarang bersosialisasi dengan tetangga. Susi hanya datang ke lokasi tiap harinya untuk mengecek kondisi rumah yang akan dijual tersebut.