CIANJUR,PROTOKOL24- Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diputuskan untuk mencari korban yang belum ditemukan paska terjadinya gempa dengan Magnitudo 5,6 di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022 lalu.
Badan SAR Nasional (Basarnas) yang melakukan operasi pencarian korban gempa Cianjur memutuskan memperpanjang waktu operasi hingga tiga hari atau pada 28 sampai dengan 30 November 2022.
Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diungkapkan Koordinator Misi Pencarian Basarnas, Jumaril.
Baca Juga: Bandara Internasional Kertajati Beroperasi Lagi, Mulai Layani Penerbangan Jamaah Umroh ke Tanah Suci
Dikatakan Jumaril dalam masa perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur, pencarian akan dipusatkan pada tiga lokasi, yakni di Warung Sate Sinta, kemudian di Desa Cijedil RT03/RW01 Kecamatan Cugenang, dan di Kampung Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang.
Pada pelaksanaannya, lanjut Jumaril, personel yang diterjunkan akan dilengkapi dengan pendeteksi kehidupan atau life detector, hingga keterlibatan tim anjing pelacak.
"Hari ini tim masih melaksanakan pencarian terhadap 11 korban dengan tiga worksite (lokasi kerja) seperti hari sebelumnya," kata Jumaril, seperti dikutip Protokol24 dari Antara, Senin 28 November 2022.
Baca Juga: Upaya Pengendalian Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Oleh Pemerintah Jawa Barat
Untuk penyebaran personel yang terlibat dalam operasi pencarian korban gempa Cianjur, Jumaril merinci pada lokasi pertama di Warung Sate Sinta akan melibatkan sebanyak 176 personel.
Mereka terdiri dari lima regu anjing pelacak, dan empat personel pendeteksi kehidupan atau life detector.
Sedangkan pada lokasi kedua, diterjunkan sebanyak 134 personel. Mereka yang bertugas di Desa Cijedil RT03/RW01 Kecamatan Cugenang terdiri dari empat tim anjing pelacak, dan empat personel life detector.
Operasi pencarian korban gempa Cianjur juga melibatkan 62 personel lainnya yang diterjunkan di lokasi ketiga, yakni di Kampung Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang.
Personel terdiri dari dua tim anjing pelacak, dan empat personel life detector.
Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diharapkan mampu memberikan titik terang, utamanya bagi korban yang masih dinyatakan hilang.