Operasi SAR Gempa Cianjur Diperpanjang, Basarnas Gunakan Pendeteksi Kehidupan

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 28 November 2022 | 10:37 WIB
Kerja Sama Basarnas, TNI-Polri dan Relawan Berhasil Menemukan 8 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Gempa Cianjur. (Pendam III/Siliwangi)
Kerja Sama Basarnas, TNI-Polri dan Relawan Berhasil Menemukan 8 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Gempa Cianjur. (Pendam III/Siliwangi)



CIANJUR,PROTOKOL24- Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diputuskan untuk mencari korban yang belum ditemukan paska terjadinya gempa dengan Magnitudo 5,6 di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022 lalu.

Badan SAR Nasional (Basarnas) yang melakukan operasi pencarian korban gempa Cianjur memutuskan memperpanjang waktu operasi hingga tiga hari atau pada 28 sampai dengan 30 November 2022.

Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diungkapkan Koordinator Misi Pencarian Basarnas, Jumaril.

Baca Juga: Bandara Internasional Kertajati Beroperasi Lagi, Mulai Layani Penerbangan Jamaah Umroh ke Tanah Suci

Dikatakan Jumaril dalam masa perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur, pencarian akan dipusatkan pada tiga lokasi, yakni di Warung Sate Sinta, kemudian di Desa Cijedil RT03/RW01 Kecamatan Cugenang, dan di Kampung Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang.

Pada pelaksanaannya, lanjut Jumaril, personel yang diterjunkan akan dilengkapi dengan pendeteksi kehidupan atau life detector, hingga keterlibatan tim anjing pelacak.

"Hari ini tim masih melaksanakan pencarian terhadap 11 korban dengan tiga worksite (lokasi kerja) seperti hari sebelumnya," kata Jumaril, seperti dikutip Protokol24 dari Antara, Senin 28 November 2022.

Baca Juga: Upaya Pengendalian Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Oleh Pemerintah Jawa Barat 

Untuk penyebaran personel yang terlibat dalam operasi pencarian korban gempa Cianjur, Jumaril merinci pada lokasi pertama di Warung Sate Sinta akan melibatkan sebanyak 176 personel.

Mereka terdiri dari lima regu anjing pelacak, dan empat personel pendeteksi kehidupan atau life detector.

Sedangkan pada lokasi kedua, diterjunkan sebanyak 134 personel. Mereka yang bertugas di Desa Cijedil RT03/RW01 Kecamatan Cugenang terdiri dari empat tim anjing pelacak, dan empat personel life detector.

Baca Juga: Daftar Harga Terbaru HP Vivo Semua Model Bulan Oktober 2022, Terlengkap Mulai dari X Series Hingga V Series

Operasi pencarian korban gempa Cianjur juga melibatkan 62 personel lainnya yang diterjunkan di lokasi ketiga, yakni di Kampung Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang.

Personel terdiri dari dua tim anjing pelacak, dan empat personel life detector.

Perpanjangan operasi pencarian korban gempa Cianjur diharapkan mampu memberikan titik terang, utamanya bagi korban yang masih dinyatakan hilang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: ANTARA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X