Protokol24 – Inggris khawatir kewalahan atasi menyebarnya virus covid-19 di negaranya. Saat ini, banyak tenaga medis yang diisolasi karena terpapar Omicron.
Dikutip dari Reuters, varian Omicron berperan dalam bertambahnya kasus harian covid-19 di Inggris yang menyentuh rekor tertinggi selama pandemi.
Baca Juga: Tol Cipali Diprediksi Mengalami Peningkatan Selama Libur Nataru, Ini Upaya Pengelola
Konsultan Perawatan Darurat di London Katherine Henderson mengatakn, bertambahnya kasus dikhawatirkan tak seimbang dengan tenaga kesehatan yang ada.
Baca Juga: Libur Nataru di Rumah, Kominfo Perkuat Jaringan Internet Kurangi Mobilitas Masyarakat
Dia menerangkan, sebelum ada lonjakan pun banyak rumah sakit kewalahan karena kekurangan tenaga kesehatan ataupun staf.
Saat melonjak seperti saat ini, sangat terasa bahwa rumah sakit banyak kekurangan tenaga.
Wilayah yang sangat terdampak adalah London. Perkiraan dirinya, saat ini ada lebih dari 10 persen tenaga kesehatan yang menjalani cuti.
Baca Juga: Ini Pengakuan Rizky Nazar Nekat Pakai Ganja, Membantu Dirinya untuk Beristirahat
Baca Juga: Peneliti Ungkap Manfaat Cuka Apel Untuk Penderita Diabetes, Begini Cara Untuk Menurunkan Gula Darah
Baca Juga: Polda Metro Ingin Mengundang Komunitas Balap Liar untuk Berdiskusi, Kapolda: 'Ini Bukan Jebakan'
Sementara itu, virus Omicron merupakan varian baru dari virus covid-19. Virus yang bermutasi di Afrika itu disinyalir lebih cepat menyebar dibandingkan dengan Delta.
Indonesia sendiri, baru mengumumkan kasus pertama Omicron pada Kamis 16 Desember 2021 ini.***