Kerugian Kredit Fiktif Bank BJB Labuan Pandeglang Capai Rp 13 Miliar, Dua Pelakunya Ditangkap, Polisi Belum Menyentuh Pimpinan Cabang

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 19:38 WIB
Polres Pandeglang amankan dua pelaku kasus kredit fiktif di Bank BJB Labuan Pandeglang. (Instagram @polres_pandeglang)
Polres Pandeglang amankan dua pelaku kasus kredit fiktif di Bank BJB Labuan Pandeglang. (Instagram @polres_pandeglang)

Akibat tindakan ini, pihak bank mengalami kerugian sebesar Rp13 miliar.

Baca Juga: Bupati Indramayu Teken MoU Optimalisasi SPAM Salamdarma, Ribuan Rumah Warga Indramayu Bagian Barat Bakal Nikmati Air Bersih

Sebagai barang bukti, polisi telah berhasil menyita uang sebesar Rp 1,4 miliar dari kedua pelaku.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius pihak kepolisian karena mengakibatkan kerugian yang sangat besar.

Selain itu, juga mempengaruhi kredibilitas institusi perbankan di daerah tersebut.

Untuk itu kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat akan mendapatkan hukuman yang setimpal.

Baca Juga: 400 Kontestan Ikuti Expo dan Kontes Domba Kabupaten Indramayu Tahun 2024, Upaya Wujudkan Bibit Berkualitas Peternak Sejahtera

Penyelidikan lebih lanjut juga akan dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dan sejauh mana jaringan ini beroperasi.

Polisi akan terus bekerja sama dengan bank dan pihak terkait lainnya untuk menelusuri aliran dana serta mengembalikan kerugian yang dialami oleh bank.

"Kami terus mendalami dan mengembangkan kasus ini untuk memastikan semua pihak yang terlibat akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," tambah Jefri.

Selain kerugian finansial, kasus ini juga mencoreng reputasi bank yang seharusnya menjadi lembaga terpercaya dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat.

Baca Juga: Hendak Selamatkan Anaknya yang Tergulung Ombak Bersama Dua Temannya, Seorang Ayah Tewas Tenggelam di Pantai Cemara Indah Balongan 

Jefri mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan legalitas serta kebenaran dokumen sebelum melakukan pengajuan pinjaman atau kerjasama dengan pihak manapun.

Bank bjb diharapkan dapat melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Kasus ini juga menjadi pembelajaran penting bagi lembaga perbankan untuk lebih berhati-hati dalam menyetujui pengajuan kredit.

Apalagi yang melibatkan nominal besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X