"Dan puskesmas pun menolak warga yang mau divaksin kalau tidak ada KTP. Karena, Puskesmas juga percuma kalau memvaksin tak ada NIK nya. Termasuk Lansia, gak divaksin padahal mereka ingin vaksin tapi tak punya NIK juga," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun Lebih Baik Berkegiatan di Rumah, Cuaca Buruk Mengintai Wilayah Indonesia
Hal serupa juga terjadi pada vaksinasi lansia yang sudah sulit semakin sulit karena sebab yang sama.
Oleh karena itu, Jabar mewacanakan penggunaan sertifikat vaksin sebagai salah satu syarat bagi warga agar bisa menerima Bansos Covid-19.
Apalagi saat ini vaksin mengalami surplus dua juta dosis karena kekurangan target atau orang yang mau divaksin.***