Cegah Omicron Masuk Jawa Barat, Ridwan Kamil Minta Semua Perketat Protokol Kesehatan

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Kamis, 16 Desember 2021 | 19:08 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta semua pihak tidak lengah menghadapi varian Omicron yang telah diumumkan ada di Indonesia. (IG @ridwankamil)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta semua pihak tidak lengah menghadapi varian Omicron yang telah diumumkan ada di Indonesia. (IG @ridwankamil)

PROTOKOL24- Untuk pertama kalinya virus Covid-19 varian Omicron diumumkan ada di Indonesia. Pasien pertama yang diumumkan terkonfirmasi positif Omicron adalah seorang tenaga kebersihan di Wisma Atlet Indonesia.

Omicron ada di Indonesia terungkap setelah pengurus di Wisma Atlet yang sejak 8 Desember 2021 selalu rutin mengirimkan sampel Whole genome Sequences kepada Kementerian Kesehatan.

Hasilnya ada tiga pekerja yang dinyatakan positif. Satu di antaranya terpapar viru covid-19 varian baru Omicron.

Baca Juga: Inggris Takut Kewalahan Tangani Virus Covid-19 Varian Omicron karena Kekurangan Tenaga Kesehatan

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan

Terkait adanya varian Omicron yang telah diumumkan ada di Indonesia, Ridwan Kamil mengakui sudah menerima arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

Dikatakan Ridwan Kamil, untuk penanganan Omicron, akan dilakukan sebagaimana penanganan varian sebelumnya. Hanya saja yang perlu diperhatikan, Omicron memiliki kecepatan penularannya lebih tinggi.

"Ada tiga arahan dari Presiden, satu Omicron sudah masuk ke Jakarta kita diminta mengecek semua kesiapan seperti rumah sakit, oksigen, alhamdulillah Jabar sudah siap," ujar Ridwan usai menerima arahan vicon bersama Presiden RI di Gedung Pakuan, Kamis 16 Desember 2021.

Baca Juga: Ada Virus Omicron di Indonesia, Pemerintah Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan Pada Transportasi 

Arahan lainnya, yakni terkait target vaksinasi. Pada arahan kedua ini, presiden meminta agar target vaksinasi dapat tercapai pada akhir Desember sebesar 70 persen.

Dan terhadap arahan ini, Ridwan Kamil memastikan bahwa Jawa Barat akan mampu mencapai target vaksinasi hingga akhir tahun 2021 ini.

Diakuinya, presiden juga mengapresiasi kinerja dalam penanganan dan vaksinasi Covid-19 di Jabar.

"Beliau juga memantau ada penurunan vaksinasi di Indonesia yang tadinya 2 juta dosis per hari sekarang seluruh Indonesia turun 1 juta dosis sehari. Ini lagi didorong lagi oleh semua pihak sehubungan dengan datangnya Omicron," ujarnya.

Baca Juga: Tol Cipali Diprediksi Mengalami Peningkatan Selama Libur Nataru, Ini Upaya Pengelola

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X