Belum Semua, Jawa Barat Baru Ada 10 Wilayah Bisa Vaksin Booster

photo author
Tim Protokol24 01, Protokol24
- Kamis, 13 Januari 2022 | 09:24 WIB
Jawa Barat baru 10 kabupaten kota  yang berhak mendapatkan vaksin booster yang dimulai pada 12 Januari 2022. (Pixabay)
Jawa Barat baru 10 kabupaten kota yang berhak mendapatkan vaksin booster yang dimulai pada 12 Januari 2022. (Pixabay)



BANDUNG, PROTOKOL24- Vaksin booster atau dosis ketiga telah dimulai sejak 27 Desember 2021 lalu di Jawa Barat, meski secara nasional pemerintah menetapkan booster baru dimulai pada 12 Januari 2022 sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo.

Di Jawa Barat, vaksin booster diberikan sebelum pertengahan Januari 2022 atau sebelum 180.000 dosis vaksin kadaluwarsa. Namun pemberiannya belum menyeluruh ke semua wilayah.

Vaksin tersebut saat ini sudah habis digunakan untuk booster kelompok rentan atau mereka yang memiliki intensitas tinggi berinteraksi dengan orang banyak seperti TNI/Polisi, tenaga pendidikan, dan pekerja kesehatan.

"Booster ini hanya untuk daerah yang capaian vaksinasi sudah mencapai 70 persen lebih untuk dosis satu dan sudah mencapai 60 persen lebih untuk dosis duanya," Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Covid-19 Jabar Dedi Supandi, seperti dikutip PROTOKOL24 dari Pikiran Rakyat berjudul Baru 10 Wiayah di Jawa Barat yang Buka Pelayanan Vaksin Booster.

Baca Juga: Omicron Alami Peningkatan Kasus Dua Kali Lipat, Layanan Telemedisin Digencarkan Layani Pasien Isolasi Mandiri 

Adapun daerah yang telah mencapainya, yaitu sepuluh wilayah yang terdiri dari delapan kota dan dua kabupaten yaitu Sumedang dan Bandung Barat.

Sebelumnya, dari hasil evaluasi ada sepuluh kota kabupaten yang berhak mendapatkan vaksin booster yang dimulai pada 12 Januari 2022 ini.

Di antaranya Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, Cimahi, Kota Bekasi, Depok, Banjar, Kabupaten Bekasi, dan Sumedang.

Baca Juga: Ada Siswanya Terpapar Omicron, PTM di Sebuah Sekolah di Jakarta Dihentikan

"Untuk booster ini dimulai tanggal 12 yang diperuntukkan bagi pekerja kesehatan, satgas kab kota, guru, tenaga pendidikan, dan TNI/Polri," ucapnya.

Dedi Supandi mengatakan seiring dengan adanya vaksin booster yang dicanangkan pusat mulai 12 Januari ini pihaknya telah mendapat satu juta lebih dosis vaksin yang terdiri dari 1 juta dosis Sinovac, 79.000 dosis Astrazeneca, 59.000 dosis pfizer.

Baca Juga: Dua Anak Presiden Jokowi Dilaporkan ke KPK  

Sementara itu terkait realisasi vaksinasi di Jawa Barat hingga 11 Januari pukul 21.00 tercatat untuk dosis pertama sudah mencapai 79,11 persen dari 37,9 juta sasaran. Sementara dosis kedua baru 54,59 persen.

Menurut Dedi, jika melihat pemetaan pelaksanaan vaksinasi maka diperkirakan pada akhir Maret atau April nanti herd immunity di Jawa Barat tercapai jika dalam satu hari jumlah suntikan sebanyak 423.000 sehari. Hal itu seperti yang terrealisasi dalam beberapa hari kebelakang.

Selain itu juga untuk persediaan vaksin pun tidak akan kekurangan, begitupula dengan vaksinator.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X