CIANJUR, PROTOKOL24- Pernyataan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan soal Bahasa Sunda dan permintaannya agar Jaksa Agung mencopot Kajati Jabar yang mengucapkan Bahasa Sunda dalam rapat terus menuai reaksi masyarakat.
Permintaan maaf anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan atas pernyataannya yang dianggap rasis itu, tidak lantas meredam gejolak reaksi yang sudah terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Permintaan maaf Arteria Dahlan dinilai belum sepenuhnya mengobati sakit hati orang Sunda, terutama warga Cianjur.
Baca Juga: Mengerikan! Hendak Sembelih Kambing, Pria India Malah Gorok Leher Temannya Sendiri
Ketua Himpunan Warga Cianjur (HWC) Raden Sulaeman mengatakan, warga Jawa Barat dari suku Sunda sudah terlanjur sakit hati dengan pernyataan Arteria Dahlan.
Apalagi pernyataan itu dilontarkan oleh seorang wakil rakyat di lembaga terhormat.
"Kami, terutama saya sebagai umat muslim menerima permintaan maaf beliau, hanya saja tetap harus ada efek jera buat yang lainnya,” ujar Raden Sulaeman seperti dikutip Protokol24 dari Ayo Bandung berjudul Warga Cianjur Maafkan Arteria Dahlan, tapi ....
Baca Juga: Gelombang Omicron di Depan Mata, Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Antisipasi Penyebarannya
Menurutnya, rencana aksi ke Gedung DPR RI Senayan Jakarta urung digelar.
Namun, agar aspirasi tetap bisa disampaikan, HWC akan kembali melakukan aksi ke Gedung DPRD Cianjur, Jumat 21 Januari 2022.
“Dengan tegas dan jelas akan kami sampaikan agar DPP PDI Perjuangan memberikan sanksi tegas dan proses hukum tetap dijalankan,” katanya.
Sementara warga Garut dari suku Sunda di Cianjur yang tergabung dalam organisasi PASGAR menuntut agar PDI Perjuangan memecat Arteria Dahlan sebagai kader.
“Kami tambahkan, kami menginginkan Arteria Dahlan dipecat sebagai kader PDIP, karena sudah mencoreng partai di Jawa Barat,” tutur Ketua Pasgar Kabupaten Cianjur Agus hermawan.
Belum lagi, jelas Agus, permintaan maaf Arteria Dahlan bukannya mengobati justru memperdalam sakit hati, karena suku Sunda seolah bagian dari sebuah organisasi, yaitu Sunda Empire.
Artikel Terkait
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Meminta Arteria Dahlan Meminta Maaf Soal Kritik Bahasa Sunda
Soal Bahasa Sunda, Giliran Koalisi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Minta Arteria Dahlan Dicopot