Garut Mulai Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Sudah 55 orang Jalani Isolasi

photo author
Tim Protokol24 01, Protokol24
- Senin, 31 Januari 2022 | 10:06 WIB
Kasus Covid-19 yang sempat melandai di Kabupaten Garut kembali mengalami lonjakan kasus ditandai dengan puluhan warga yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Kasus Covid-19 yang sempat melandai di Kabupaten Garut kembali mengalami lonjakan kasus ditandai dengan puluhan warga yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

GARUT, PROTOKOL24- Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut kembali mengalami peningkatan di bulan pertama tahun 2022 ini.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebutkan peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut terjadi pada akhir Januari 2022 ini.

Kasus Covid-19 yang sempat melandai di Kabupaten Garut kembali mengalami lonjakan kasus ditandai dengan puluhan warga yang terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi.

Mereka memilih menjalani isolasi mandiri, namun ada pula yang menjalani isolasi di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Garut.

Saat ini tercatat jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Garut mencapai 55 orang.

"Sepekan terakhir tepatnya pada akhir bulan Januari ini, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Garut. Bahkan pada hari Sabtu 29 Januari kemarin, ada 17 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Helmi Budiman, seperti dikutip Protokol24 dari Pikiran Rakyat berjudul Di Akhir Bulan Pertama 2022, Angka Kasus Covid-19 di Garut Meningkat.

Baca Juga: Ini Tujuh Macam Hidangan Khas Imlek yang Diyakini Membawa Keberuntungan 

Disampaikannya, berdasarkan data yang diterimanya dari Diskominfo Garut, Minggu (30/1/2022), ada penambahan kasus Covid-19 baru yang terkonfirmasi pada Sabtu (29/1/2022) kemarin sebanyak 17 kasus.

Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya merupakan hasil pemeriksaan RT PCR dan 3 kasus yang ditemukan usai petugas memeriksa sampel kontak erat dengan metode rapid test antigen.

Dengan demikian, tuturnya, saat ini jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Garut saat mencapai 55 orang.

Sebanyak 45 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan yang 10 menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Helmi, sejak 2 bulan terakhir, kasus Covid-19 yang terjadi pada Sabtu (29/1/2022) kemarin merupakan yang tertinggi.

Padahal sebelumnya, rata-rata per hari hanya terjadi 1 atau 2 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saja di wilayah Garut.

Baca Juga: Sisir Markas GMBI, Polres Bogor Sita Senjata Tajam dan Amankan Belasan Anggota

Diungkapkannya, lonjakan kasus Covid-19 ini menjadi salah satu penyebab saat ini Garut kembali turun ke PPKM Level-2 setelah sebelumnya sempat berada di Level-1.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X