Creative Wave Indonesia Inisiasi Pameran Lukis Anak dan Difabel Nasional Bertajuk Jelajah Mimpi Anak Indonesia

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Selasa, 4 Juli 2023 | 10:54 WIB
Tim dari Creative Wave Indonesia (kiri –kanan berseragam hijau toska) Amaris, Lesh Dewika, Widyanto Gunawan, Corry  Harisyahatullaely, Galih Winilih  bersama Dr.Dante Rigmalia, M.Pd Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dokter Spesialis Neurologi dr.H. Soleh, Sp.N, FINA, ME
Tim dari Creative Wave Indonesia (kiri –kanan berseragam hijau toska) Amaris, Lesh Dewika, Widyanto Gunawan, Corry Harisyahatullaely, Galih Winilih bersama Dr.Dante Rigmalia, M.Pd Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dokter Spesialis Neurologi dr.H. Soleh, Sp.N, FINA, ME

 

JAKARTA,PROTOKOL24.- Creative Wave Indonesia (CWI) menginisiasi pameran lukis anak dan difabel nasional sejak tanggal 24 Juni hingga 3 Juli 2023 di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Pada pameran lukis anak dan difabel nasional itu, Creative Wave Indonesia atau CreaWave menghadirkan 80 peserta dari berbagai penjuru nusantara dengan mengusung tema “Jelajah Mimpi Anak Indonesia”.

Melalui pameran lukis anak dan difabel nasional ini, Creative Wave Indonesia berharap penyelenggaraannya dapat menjadi sebuah ruang apresiasi sekaligus wadah yang tepat sebagai booster mentalitas kreatif anak-anak dan difabel.

Penyelenggaraan pameran lukis anak dan difabel yang diinisiasi Creative Wave Indonesia juga sekaligus digelar untuk memperingati hari anak nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Baca Juga: Komisaris BSI Arief Rosyid Ungkapkan Spirit Nahdlatut Tujjar oleh Para Muassis NU Masih Relevan Hingga Kini

Creative Wave Indonesia yang mulai dibentuk pada Oktober 2022, dikenal cukup aktif mengadakan kegiatan. Filosofi CreaWave diambil dari ombak air. CWI ingin seperti sebuah ombak yang meskipun mungkin untuk saat ini hanya berupa riak-riak kecil, tetapi bisa memberikan pergerakan bermanfaat, kemudian perlahan akan menjadi gelombang besar dan mampu memberikan hantaman yang lebih masif semakin positif.

Pengunjung menggambar di Pojok Kreasi / Dok CreaWave Indonesia
Pengunjung menggambar di Pojok Kreasi / Dok CreaWave Indonesia

Pada pameran lukis anak dan difabel nasional, Creative Wave Indonesia menghadirkan keanekaragaman karya yang menarik nan unik khas dunia anak-anak dan difabel. Tidak hanya indah dan menarik untuk diapresiasi dan dipandang mata, tetapi juga memiliki pesan-pesan bagi pengunjung pameran.

Apalagi para peserta pameran adalah anak-anak dan penyandang disabilitas. Karya-karya yang ditampilkan pun bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik itu anak-anak, remaja, para difabel hingga orang dewasa.

Difabel yang mengikuti pameran, diantaranya penyandang tuna rungu, autis dan ADHD. Karya-karya mereka pun beragam, sama bagusnya dengan peserta umum dan juga memiliki makna mendalam.

Pameran ini juga memiliki keunikan tersendiri dengan hadirnya ‘Pojok Kreasi’ di salah satu sudut ruangan pameran, yaitu sebuah dinding kertas yang bisa digambar bebas oleh para pengunjung. Tujuan dibuatnya Pojok Kreasi ini agar para pengunjung bisa menunjukkan sisi kreativitas mereka, sekaligus meluapkan emosi yang pastinya bisa menjadi media terapi sekaligus relaksasi dan hiburan.

Baca Juga: Inovasi Pertemukan Masalah dan Solusi Administrasi Kependudukan, Kecamatan Jatibarang Perkenalkan Poling Adat

Pada sejarah perjalanannya, Creative Wave Indonesia dibangun berawal dari kesamaan visi dan misi dari empat orang pendirinya, yaitu Widyanto Gunawan, Galih Winilih, Corry Harisyahatullaely dan Lesh Dewika tentang pentingnya sebuah wadah yang dapat memfasilitasi kegiatan kesenian, literasi dan pengembangan diri baik itu secara umum maupun dalam konteks menghadapi kebutuhan-kebutuhan khusus. Selanjutnya, personil CWI menjadi lima orang dengan bergabungnya Amaris.

Dari sini CreaWave memiliki komitmen untuk membantu dan mengembangkan kreativitas-pengembangan diri potensi para anak-anak maupun orang dewasa dan
difabel melalui berbagai media seperti terapi dengan seni dan literasi, pameran, pelatihan, juga kegiatan sosial kemanusiaan.

Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Widyanto Gunawan, selaku Ketua CWI di acara Pembukaan Pameran Lukis Anak dan Difabel Nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X