nasional

Komisaris BSI Arief Rosyid Ungkapkan Spirit Nahdlatut Tujjar oleh Para Muassis NU Masih Relevan Hingga Kini

Senin, 26 Juni 2023 | 21:28 WIB
Komisaris BSI Arief Rosyid Hasan mendorong Kemandirian Ekonomi Indonesia di acara Nahdlatut Tujjar Fest Harlah PMII. (Dok. Promedia Teknologi)

 

Jakarta,Protokol24.- Komisaris Independen BSI Arief Rosyid Hasan menyatakan spirit Nahdlatut Tujjar yang telah digaungkan oleh para muassis Nahdlatul Ulama sejak dulu hingga saat ini masih tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Bahkan Arief Rosyid Hasan mengajak mahasiswa dan rakyat Indonesia untuk meneladaninya dan meneruskan perjuangan spirit Nahdlatut Tujjar pada era 5.0 saat ini.

Hal itu diungkapkan Arief Rosyid Hasan saat menjadi narasumber pada Nahdlatut Tujjar Fest dan Diskusi Publik yang digelar di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta pada Jumat, 23 Juni 2023.

Kegiatan tersebut digelar oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB-PMII) dalam rangka memperingati Harlah yang ke-63 dengan semangat merevitalisasi pilar-pilar Nahdlatut Tujjar yang saat ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa dan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Kementerian Kominfo Gelar VSGA, Bekali Angkatan Kerja Muda Kota Cirebon Miliki SKKNI Hadapi Era Digital 

Pada kesempatan itu, Arief Rosyid Hasan menekankan peran aktivis PMII harus mampu menjadi garda terdepan kemajuan bagi NU.

PMII saat ini, dikatakan Arief Rosyid Hasan harus dapat menggerakkan semangat Nahdlatut Tujjar karena ke depan tantangan dalam membangun ekonomi global akan semakin banyak tantangan dan rintangan.

“Energi aktivisme harus bertransformasi untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Harus ada diversifikasi, salah satunya lewat entrepreneurship. Kita perlu merekontekstualisasi spirit Nahdlatut Tujjar agar tetap relevan dengan kebutuhan masa sekarang sambil terus bergerak menyambut kemajuan di masa depan,” ungkap Arief Rosyid Hasan.

Baca Juga: Inovasi Pertemukan Masalah dan Solusi Administrasi Kependudukan, Kecamatan Jatibarang Perkenalkan Poling Adat

Komisaris Independen BSI itu juga mengingatkan akan peran kader ataupun akvitis PMII yang dekat dengan masyarakat sangat dibutuhkan sebagai katalisator kemajuan.

Apalagi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 nanti, menurutnya peran pemuda sangat strategis dan penting. Dan melalui Nahdlatut Tujjar Fest yang digelar ini merupakan wujud nyata gerakan ekonomi yang akan dikembangkan kembali oleh PB PMII demi menyongsong masa depan Indonesia ke depan.

Ia menilai konsep Nahdlatut Tujjar ini sesuai dengan yang diamanatkan oleh Ketua Umum PBNU Gus Yahya Cholil Tsaquf yang menekankan pentingnya wirausaha memperhatikan aspek lingkungan.

“Mengutip perkataan yang disampaikan oleh Gus Yahya, kader NU dan warga NU perlu membangun ekonomi yang ditekankan pada pentingnya wirausaha yang berkelanjutan dan memperhatikan aspek lingkungan,” tandasnya.

Baca Juga: Indonesia Tidak Lagi Pandemi Covid-19 Setelah Presiden Jokowi Umumkan Cabut Statusnya 

Pemuda yang juga merupakan Tim Nasional Pelayanan Kepemudaan ini memaparkan bahwa BSI berkomitmen untuk untuk mendorong kemandirian ekonomi umat dengan melahirkan berbagai program yang dapat dimanfaatkan oleh kader PMII seluruh provinsi dan cabang-cabang tempat PMII aktif bergerak.

Halaman:

Tags

Terkini