Baca Juga: Kemenag Gelar Isbat Awal Ramadan Pada Hari Jumat, Nantinya Rukyatul Hilal Dilakukan 101 Titik
Dia pun lantas menawarkan Suwaibith kepada orang-orang sebagai budak yang lalu lalang dengan harga yang murah. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya ada orang yang ingin membeli Suwaibith.
Saat transaksi, Nu'aiman menjelaskan kepada pembeli jika Suwaibith berkata dia orang merdeka, maka abaikan saja karena itu merupakan kekurangannya.
Pembeli pun sepakat dan langsung membawa Suwaibith yang terus berkata bahwa dirinya adalah orang merdeka. Perkataan tersebut diacuhkan oleh pembeli karena sudah mendapatkan pemberitahuan dari Nu'aiman.
Baca Juga: Mengejutkan, Ini Lima Fakta Ibu Muda yang Menggorok Leher Ketiga Anaknya
Ketika Abu Bakar pulang, dirinya menanyakan keberadaan Suwaibith kepada Nu'aiman. Dengan jujur, Nu'aiman menjawab telah menjual sahabatnya tersebut karena kesal.
Abu Bakar pun panik dan segera menebus kembali Suwaibith dan menjelaskannya kepada pembeli.
Baca Juga: Kemenag Gelar Isbat Awal Ramadan Pada Hari Jumat, Nantinya Rukyatul Hilal Dilakukan 101 Titik
Sepulangnya dari berdagang, Abu Bakar pun menceritakan kejadian yang dialami kepada rasul.
Bukannya kesal, rasul malah tertawa lepas mendengar apa yang dilakukan oleh Nu'aiman tersebut.***