PROTOKOL24- Julukan Brandal Lokajaya disematkan pada Sunan Kalijaga. Salah satu anggota Wali Songo yang memiliki nama asli Raden Said itu, merupakan putra seorang Bupati Tuban bernama Tumenggung Wilatikta yang memimpin di bawah Kerajaan Majapahit.
Pada usia remaja, Sunan Kalijaga tumbuh dalam keadaan Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran. Dalam kondisi yang buruk, pemerintah ketika itu memaksa rakyatnya untuk memberikan upeti besar.
Kerajaan memaksa daerah-daerah dalam kekuasaannya untuk memberikan upeti dalam jumlah yang semakin besar, begitu pun untuk daerah Tuban. Sehingga Tumenggung Wilatikta harus melaksanakan perintah Kerajaan Majapahit menarik upeti besar dari rakyatnya.
Ini berdasarkan jurnal “Metode Dakwah dengan Pendekatan Kultural Sunan Kalijaga” oleh Melinda Novitasari tahun 2018.
Baca Juga: Wisma Atlet Kemayoran Lockdown Pasca Kasus Positif Omicron, Ini Langlah
Dicekik upeti besar, rakyat yang hidup di bawah kekuasaan Tumenggung Wilatikta menjadi sengsara, bahkan hingga meninggal dunia karena kelaparan yang dialaminya.
Meski sedemikian parah kondisinya, namun Tumenggung Wilatikta sebagai bupati tidak memperdulikannya.
Ketidakpedulian ayahnya itu, menggugah hati Sunan Kalijaga untuk bisa berbuat untuk rakyat.
Sunan Kalijaga memilih cara untuk mengambil persediaan bahan makanan di gudang kadipaten, lalu hasilnya dibagikan kepada rakyat sekitar tanpa menunjukkan identitas aslinya dengan cara menyamar sebagai pencuri.
Baca Juga: Rugikan Negara Rp778 Juta, Dua Mantan Pejabat DPRD Sukabumi Dijebloskan ke Penjara
Aksi pencurian bahan makanan di gudang kadipaten ini, sontak membuat murka pemerintah saat itu. Aksi serupa bahkan terulang berkali-kali.
Menanggapi hal itu, bupati memerintahkan untuk dilakukan pengintaian. Hingga akhirnya para penjaga kadipaten berhasil menangkap pencuri misterius dan menghadapkannya kepada Tumenggung Wilatikta.
Diluar perkiraan Tumenggung Wilatikta, ia terkejut ketika mengetahui pelaku pencurian bahan makanan di gudang kadipaten adalah puteranya sendiri, Raden Said atau Sunan Kalijaga.
Terungkapnya identitas pelaku pencurian di gudang kadipaten, membuat Tumenggung Wilatikta mengusir Sunan Kalijaga.
Namun sekali pun harus terusir dari kadipaten, Sunan Kalijaga tidak pernah jera.
Artikel Terkait
Tokoh Inspiratif, Maulana Ishak Alumni IPB yang Sukses Jadi Pengusaha Mutiara
Kiai Juhadi Memimpin PWNU Jabar Kolektif Kolegial
Sudiyono Raih Dukungan Penuh Pada Pemilihan Ketua PWRI Indramayu