Mengenal Perampok Budiman, Pencuri Bahan Makanan di Gudang Sang Ayah

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:22 WIB
Sunan Kalijaga pernah menjadi Brandal Lokajaya kemudian menjadi wali wayang. (Tangkap layar YouTube.com/HARLEY PRAYUDHA)
Sunan Kalijaga pernah menjadi Brandal Lokajaya kemudian menjadi wali wayang. (Tangkap layar YouTube.com/HARLEY PRAYUDHA)

Aksi perampokan terhadap orang-orang kaya tetap dilakukan Brandal Lokajaya dan hasil jarahannya itu tetap ia bagikan kepada rakyat miskin.

Hal inilah yang membuat Raden Said mendapat julukan Brandal Lokajaya yang memiliki arti perampok budiman.

Baca Juga: Waspada Omicron Hampir Tidak Bergejala, Menyebar Lebih Cepat Hingga Keluar Benua

Suatu ketika dalam perjalanan ke Hutan Jatiwangi, Sunan Kalijaga bertemu dengan Sunan Bonang dan berniat merampoknya.

Namun aksi perampokan itu berhasil ditangkal Sunan Bonang dengan kesaktiannya.

Kegagalan merampok Sunan Bonang lantas membuat Sunan Kalijaga penasaran dengan kesaktian itu dan mengajukan ingin berguru pada Sunan Bonang.

Menanggapi hal itu, Sunan Bonang lalu memberikan syarat pada Sunan Kalijaga untuk menjaga tongkat miliknya yang ditancapkan di tepi kali (sungai).

Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun, Densus 88 Antiteror Polri Lakukan Penangkapan 14 Terduga Teroris

Syarat itu pun diterima Sunan Kalijaga. Tongkat Sunan Bonang tertancap di tepian sungai hingga berbulan-bulan lamanya. Meski demikian, Sunan Kalijaga tetap setia menjaganya.

Hal itulah yang membuat Raden Saeid mendapat panggilan Kalijaga yang artinya penjaga kali (sungai).

Kesediaannya menerima syarat menjaga tongkat berbulan-bulan lamanya membuat Sunan Bonang menerima Sunan Kalijaga sebagai murid dan mengajarkan berbagai ilmu padanya.

Kemudian setelah berguru pada Sunan Bonang, ia menjadi wali. Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang mengajarkan Islam kepada masyarakat dengan menggunakan wayang.

Baca Juga: Daftar Harga HP Gaming di Bawah 2 Juta, Ada Redmi Note 9, Oppo A12, Realme 5i, Poco M3dan Samsung A12

Berdasarkan jurnal “Metode Dakwah Wali Songo dalam Penyebaran Islam di Jawa” oleh Fantris Fitranda tahun 2019, Sunan Kalijaga menggunakan kesenian dalam proses Islamisasi antara lain dengan wayang, sastra, dan lainnya.

Wayang adalah media dakwah yang senantiasa digunakan oleh Sunan Kalijaga. Pada masa itu wayang merupakan media yang efektif yang dapat menarik perhatian masyarakat. Oleh karena itu Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang berdakwah menggunakan wayang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Ayo Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X