Protokol24 - Kasus covid-19 di Amerika Serikat tengah ‘menggila’. Dalam sehari penambahannya bisa mencapai 1 juta kasus. Adanya varian baru Omicron memberi dampak paling besar terhadap penambahan kasus.
Diperkirakan sekitar 95,4 persen disumbang oleh varian Omicron. Dikhawatirkan rumah sakit di Amerika Serikat kewalahan tangani lonjakan kasus tersebut.
Meskipun hingga saat ini, laporan dari WHO bahwa Omicron belum menyebabkan akibat yang fatal bagi pasien.
Penambahan tersebut tak lepas dari cepatnya kemampuan menyebar yang dimiliki oleh varian Omicron. Varian tersebut diklaim lebih ganas menyebar dibandingkan dengan varian Delta.
Penambahan kasus di Amerika minggu ini merupakan dua kali lipat dari minggu lalu yang hanya sekitar 486.000 saja. Munggu ini jumlahnya meningkat pesat.
Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Pelaku Kasus Pemerkosaan dan Penjualan Anak 14 Tahun di Bandung, Ini Peran Mereka
Virus Omicron sendiri saat ini sudah ditemukan di Indonesia. Pemerintah pun sudah melakukan berbagai antisipasi guna menghalau virus tersebut.
Saat ini, jumlah kasus Omicron di Indonesia sudah mencapai 100 lebih. Masyarakat pun diminta untuk tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat dan tetap menjaga jarak satu sama lain.
Jangan lupa hindari kerumunan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.***
Artikel Terkait
Sudah 136 Orang Terkonfirmasi Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Perubahan Situasi
Virus Covid-19 Varian Omicron Tak Berbahaya bagi Paru-Paru? Ini Jawaban Lengkap dari Peneliti Dunia
Pulang Liburan, Dua Warga Alami Transmisi Lokal Covid-19 Varian Omicron
Ini Reaksi Ridwan Kamil Soal 20 Warga Jawa Barat Dikarantina Terpapar Varian Omicron
Pemerintah Akui Covid-19 Omicron Sudah Menyebar di Masyarakat, Begini Strategi Menghadapinya