PROTOKOL24- Kementerian Kesehatan mencatat total kasus konfirmasi positif Omicron sebanyak 136 orang pada pergantian tahun baru ini. Bahkan pada Jumat 31 Desember 2021, kasus Omicron di Indonesia bertambah 68 orang.
Menyikapi situasi ini, Kementerian Kesehatan meminta masyarakat tetap harus waspada karena situasi dapat berubah dengan cepat.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi menghimbau masyarakat untuk menunda bepergian ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang sangat tinggi.
“Jangan egois, harus bisa menahan diri untuk tidak bepergian dulu ke negara dengan transmisi penularan Covid-19 yang sangat tinggi seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat. Kita harus bekerjasama melindungi orang terdekat kita dari tertular Covid-19. Mari kita menahan diri” imbau dr. Nadia.
Baca Juga: Kalah 0-4, Shin Tae yong Minta Pemain Lakukan Hal ini Sebelum Final Piala AFF 2020
Dikatakannya, penambahan 68 kasus baru Omicron berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan 11 diantaranya merupakan warga negara asing.
“Semua kasus merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, dengan asal negara kedatangan paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat” sebutnya.
Bahkan dr. Nadia merinci dari 68 kasus konfirmasi Omicron tersebut, sebanyak 29 orang diantaranya tidak memiliki gejala, sedangkan 29 orang sakit dengan gejala ringan, 1 orang sakit dengan gejala sedang, dan 9 orang lainnya tanpa keterangan.
WHO memprediksi peningkatan kasus akibat Omicron dibandingkan dengan Delta dan dengan mempertimbangkan tingkat penularan dan risiko keparahan, maka didapat hasil bahwa kemungkinan akan terjadi peningkatan penambahan kasus yang cepat akibat Omicron.
Meski demikian, tingkat penggunaan tempat tidur rumah sakit atau ICU lebih rendah dibandingkan dengan periode Delta. Dengan kata lain, varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi tapi dengan risiko sakit berat yang rendah.
Sekali pun telah diprediksi WHO, namun Kementerian Kesehatan akan tetap menjalankan upaya pencegahan dan pengendalian, serta upaya mitigasi lainnya.***
Artikel Terkait
Omicron Terdeteksi, Pemerintah Minta Rumah Sakit Siapkan Langkah Kontigensi
Antisipasi Penyebaran Omicron, Ridwan Kamil Tegas Tutup Seluruh Alun-alun Jelang Tahun Baru
Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah Menjadi 46, Virus Itu Berasal dari Negara-Negara Berikut
Satu Pasien Omicron Lolos dari Tempat Karantina Wisma Atlet
Soal Libur Perayaan Natal, Ini Penilaian Ridwan Kamil Terkait Prokes dan Kewaspadaan Omicron