Protokol24 - Varian Omicron ternyata tidak berbahaya bagi paru-paru. Begitulah hasil studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti asal Jepang dan Amerika.
Dikutip dari news.com, studi tersebut dilakukan terhadap Hamster Syrian. Pada penelitian sebelumnya, hamster tersebut selalu terkena infeksi covid-19.
Anehnya ketika terpapar Omicron, tidak menunjukkan gejala berarti alias lebih ringan. Tentunya hal itu sangat mengejutkan tim peneliti karena hasilnya cukup mencengangkan.
Baca Juga: Minggu Sore Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Masih Terjadi, Jembatan Darurat Putus Tersapu
Peneliti menambahkan, pada varian lainnya selalu meninggalkan infeksi berat terhadap hamster. Biasanya hamster akan menderita sesak nafas karena paru-parunya luka.
Hasil lebih jauhnya, infeksi Omicron pada hamster ternyata hanya menyerang sampai hidung, tenggorokan dan batang tenggorok saja. Artinya tingkat infeksinya lebih rendah pada penelitian tersebut.
Baca Juga: Terjadi Kepadatan Saat Arus Balik, Contraflow Diberlakukan Urai Kemacetan Tol Japek
Tak hanya peneliti dari Jepang dan Amerika saja. Penelitian serupa juga dilakukan di Universitas Hong Kong.
Dari 12 sampel paru-paru, varian Covid-19 Omicron berkembang lambat jika dibandingkan dengan varian lainnya dari Covid-19.
Namun tentunya, hasil lebih jelas dan mendalam akan dilakukan lagi dalam penelitian selanjutnya. Nantinya penelitian juga bisa mengungkap alasan pasien Omicron hanya perlu perawatan di rumah saja dibandingkan pasien covid-19 varian lain.***
Artikel Terkait
Omicron Terdeteksi, Pemerintah Minta Rumah Sakit Siapkan Langkah Kontigensi
Antisipasi Penyebaran Omicron, Ridwan Kamil Tegas Tutup Seluruh Alun-alun Jelang Tahun Baru
Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah Menjadi 46, Virus Itu Berasal dari Negara-Negara Berikut
Satu Pasien Omicron Lolos dari Tempat Karantina Wisma Atlet
Sudah 136 Orang Terkonfirmasi Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Perubahan Situasi