Kartini Hebat Wujudkan Indramayu Bermartabat, Sukses Lewat Program Peri dan Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Jumat, 28 April 2023 | 15:15 WIB
Bupati Indramayu Nina Agustina
Bupati Indramayu Nina Agustina

Koordinator program Pe Ri, Herrsi Pramanik Suwita mengatakan produk yang dihasilkan dari program Pe-Ri telah merambah ke berbagai daerah.
Koordinator program Pe Ri, Herrsi Pramanik Suwita mengatakan produk yang dihasilkan dari program Pe-Ri telah merambah ke berbagai daerah.

Oleh karena itu, dirinya berharap, dengan luasnya pemasaran yang dilakukan dapat membuat berbagai produk peri dapat semakin dikenal dengan masyarakat luas sehingga meningkatkan produksi yang nantinya juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian.

“Semoga produk peri dapat terus dikenal dan makin berkembang, sehingga para purna PMI yang kami bina ini dapat betul-betul bisa mandiri,” pungkasnya.

 

Bupati Indramayu Nina Agustina saat kegiatan bersama BAZNAS setempat.
Bupati Indramayu Nina Agustina saat kegiatan bersama BAZNAS setempat.
  


Turunkan Angka Kemiskinan Jadi Bukti Bupati Nina Agustina sebagai Pejuang Perempuan

Keberhasilan lain kekartinian di Kabupaten Indramayu adalah keberhasilan program unggulan Bupati Indramayu Nina Agustina yang berhasil menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya.

Diungkapkan Bupati Nina, selain program unggulan, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu terpantau berangsur turun selama setahun terakhir.

Berdasarkan data yang dirilis BPS Provinsi Jawa Barat, yang semula di tahun 2021 penduduk dengan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Indramayu jumlahnya mencapai 75.820 jiwa, kini di tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 53.050 jiwa.

Kondisi menurunnya angka kemiskinan yang cukup signifikan ini merupakan buah kerja seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder yang ada di Kabupaten Indramayu.

"Sejumlah program dan terobosan seperti penguatan ketahanan pangan, peningkatan ekonomi dan UMKM, cukup memberi andil atas penurunan angka kemiskinan tersebut," kata dia.

Baca Juga: IKWI Indramayu Gelar Ngabuburit Seru, Manfaatkan Pekarangan Untuk Berbagai Jenis Tanaman

Penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu secara konkret terjadi mulai era Bupati Indramayu Nina Agustina.

Sebelum Nina, jumlah penduduk miskin Indramayu tahun 2020 mengalami peningkatan yaitu sekitar 220,31 ribu jiwa (12,70 persen). Hal itu terjadi akibat dampak pandemi Covid 19 berlaku nasional.

Pada fase pemulihan dampak Covid 19 itulah, Pemkab Indramayu dibawah kepemimpinan Nina merumuskan skenario yang tepat. Upaya itu pun berhasil, sehingga Pemkab Indramayu mampu menurunkan kemiskinan ekstrem mulai tahun 2021 hingga 2022 lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X