BANDUNG, PROTOKOL24- Sedikitnya ada 492 orang di Jawa Barat diduga terpapar varian Omicron karena gejalanya yang mirip.
Meski demikian, hal itu belum dapat dipastikan Omicron karena harus dilakukan tes lebih lanjut.
Belakangan ini dilaporkan terdapat kenaikan kasus Covid-19 atau Omicron yang signifikan di Jawa Barat, terutama di Bogor, Depok, dan Bekasi.
Baca Juga: Cek Harga HP Samsung Terbaru di Awal Februari 2022, Mulai dari Samsung Galaxy A Series
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan lonjakan pasien Covid-19 di rumah sakit mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.
Ridwal Kamil mengatakan saat awal tahun 2022 angka kasus Covid-19 tergolong sangat rendah, namun di akhir bulan pertama telah mengalami peningkatan signifikan.
"Per hari ini, sekira 15 persen dari paling rendah sekira 1,3 persen pada 2 Januari 2022. Jadi pada hari-hari awal tahun kita sangat rendah, kemudian mengalami peningkatan," kata Ridwan Kamil.
Baca Juga: Tembak Mati Mahasiswi Penjaga BRI Link di Lampung, Begini Nasib Pelaku Begal Sadis tersebut Sekarang
Terkait adanya 492 orang di Jawa Barat yang diduga terpapar varian Omicron karena gejalanya yang mirip, Ridwan Kamil belum dapat memastikan karena harus dilakukan tes lebih lanjut untuk memastikannya.
"Per hari ini (Senin, 31 Januari 2022) belum ada konfirmasi Omicron. Namun, yang probable, yang terduga mirip-mirip gejalanya Omicron itu ada 492 orang. Itu belum dipastikan Omicron karena harus dilakukan tes lebih lanjut melalui Whole Genome Sequencing," kata Ridwan Kamil.
Hingga 30 Januari 2022, tercatat ada 13.836 orang yang dirawat dan menjalani isolasi di Jawa Barat karena Covid-19. Padahal sebelumnya pada 1 Januari 2022, hanya ada 532 kasus aktif.
Dari data ini menunjukan adanya lonjakan kasus harian yang cukup signifikan.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 12 Orang Tersangka Demo Anarkis Ormas GMBI di Mapolda Jabar
Meski pun Omicron yang memiliki gejalanya ringan disebut tidak berbahaya oleh sejumlah ahli, namun sudah ada dua orang di Indonesia yang meninggal dunia akibat mutasi baru virus tersebut.
Artikel Terkait
Kasus Pertama Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes Berikan Penjelasannya
Waspada! Omicron Punya Daya Tular Tinggi, Puncak Kasus diprediksi Pecah Pada Pertengahan Februari
Masyarakat Diminta Tak Panik, Jawa Barat Matang Persiapkan Hadapi Omicron
Saat Isolasi Mandiri Terkonfirmasi Omicron, Ini Prosedur Layanan Telemedisin yang Bisa Akses