• Selasa, 31 Januari 2023

Polisi Ciduk Tersangka Pembunuhan Supir Taksi Online, Pelaku Terjerat Hutang Akibat Judi Online

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:39 WIB
KAPOLRES Indramayu Lukman Syarif melakukan konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa 2 Agustus 2022. (Polres Indramayu)
KAPOLRES Indramayu Lukman Syarif melakukan konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa 2 Agustus 2022. (Polres Indramayu)

Protokol24 - Jajaran petugas Satreskrim Polres Indramayu sukses mengungkap kasus pembunuhan terhadap supir taksi online yang terjadi pada Minggu 24 Juli 2022.

Mayat korban yang terikat lakban ditemukan di saluran irigasi yang ada di Kabupaten Indramayu. Kapolres Indramayu AKBP Lukman Syarifdi mengatakan, motif utama tersangka adalah ingin menguasai harta milik korbannya.

Baca Juga: Sukses Gelar Rangkaian HUT ke-60, PWRI Indramayu Ajak Wredatama Wujudkan Kesejahteraan

Lukman mengatakan, kedua tersangka yakni A dan S memang sudah berencana ingin mencuri dan membunuh korbannya. Target utama dari pelaku adalah supir taksi online.

Saat memesan taksi online yang sebelumnya pernah di order, tersangka meminta secara offline atau tanpa aplikasi. Tersangka minta diantarkan dari daerah Cikarang ke Pantura.

Baca Juga: Jeli Pisahkan Objek Pajak, Bupati Indramayu Berhasil Dongkrak Pajak Pertamina Balongan Hingga Rp33,9 Miliar

Ketika memasuki wilayah yang sepi, tersangka lantas menjerat leher supir hingga meninggal hingga berhasil menguasai mobil korbannya. Saat hendak menuju ke arah Jawa Tengah tepatnya di Pekandangan, Indramayu, tersangka membuang jasad korban di saluran irigasi.

TERSANGKA pembunuhan supir taksi online yang mayatnya di buang di irigasi Indramayu (Polres Indramayu)


"Mobil korban sudah dijual ke penadah yang ada di Jawa Timur dengan harga Rp 10 juta," kata Lukman saat konferensi pers pada Selasa 2 Agustus 2022.

Baca Juga: Bocah Minta Sumbangan Kepada Pengguna Untuk Bangun Masjid, Setelah didesak Ternyata Untuk Top UP FF

Sementara itu, pelaku penadah kini masih dikejar oleh polisi. Para tersangka mengaku, berani merampok dan membunuh korban karena terlilit hutang akibat kecanduan judi online.

"Uangnya untuk judi slot," kata salah seorang tersangka.

Baca Juga: Resmi Berpangkat Ipda, Masyarakat Indramayu Doakan Andika Sukses dan Jadi Panutan Seperti Sang Kakek

Polisi terpaksa menembak salah satu kaki pelaku karena berani melawan saat hendak ditangkap. Lukman mengatakan, para tersangka diancam dengan hukuman lebih dari 20 tahun penjara karena diduga melakukan pembunuhan berencana.***

Editor: Irma Cristine

Tags

Terkini

Terpopuler

X