Minyak Goreng Langka Dibuat Lagu, Iwan Fals Mengkritik Ibaratkan Tikus Mati di Lumbung Padi

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 14 Maret 2022 | 07:06 WIB
Iwan Fals merilis lagu kelangkaan minyak goreng yang mengkritik pemerintah, konglomerat, hingga polisi.
Iwan Fals merilis lagu kelangkaan minyak goreng yang mengkritik pemerintah, konglomerat, hingga polisi.

Iwan Fals yang lahir 3 September 1961 merupakan kritikus yang menjadi salah satu legenda di Indonesia.

Dalam lagu-lagunya, penyanyi yang selalu memainkan gitar ini memotret kehidupan dan sosial-budaya di akhir tahun 1970-an hingga sekarang.

Banyak hal yang jadi tema lagunya misalnya kritik atas DPR yang dituangkan dalam lagu “Wakil Rakyat”, nasib guru dalam lagu “Oemar Bakrie”.

Iwan Fals juga mengkritik kehidupan penguasa dan keluarganya dalam Lagu Bento, tema dunia malam seperti Lonteku, bencana seperti Ethopia, sampai untuk tokoh seperti Hatta.

Baca Juga: Beredar Informasi Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Ini Penjelasan Satgas

Di zaman Soeharto, Iwan Fals mengkritik kenaikan harga BBM lewat lagu berjudul “Galang Rambu Anarki,” lagu ini berkisah tentang kelahiran putra Iwan Fals Bernama Galang Rambu Anarki. Galang lahir ditandai dengan harga BBM membumbung tinggi. Susu tak terbeli.

Belakangan, Iwan Fals tiba-tiba merilis lagu “Minyak Goreng Langka” di zaman Jokowi.

Iwan telah lama vakum tak mengeluarkan lagu-lagu yang menyuarakan kegelisahan rakyat di zaman Orde Baru.**(Aris Efendi/kaltenglima)

 

Disclaimer: Artikel ini telah tayang sebelumnya di kaltenglima berjudul Rilis Lagu Baru, Iwan Fals Kritik Pemerintah, Polisi dan Konglomerat Lewat Lagu Minyak Goreng

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: kaltenglima

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Resolusi 2022, Perhatikan Tiga Hal Ini Saat Membuatnya

Senin, 27 Desember 2021 | 07:00 WIB

Terpopuler

X