Minyak Goreng Langka Dibuat Lagu, Iwan Fals Mengkritik Ibaratkan Tikus Mati di Lumbung Padi

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 14 Maret 2022 | 07:06 WIB
Iwan Fals merilis lagu kelangkaan minyak goreng yang mengkritik pemerintah, konglomerat, hingga polisi.
Iwan Fals merilis lagu kelangkaan minyak goreng yang mengkritik pemerintah, konglomerat, hingga polisi.

PROTOKOL24- Kelangkaan minyak goreng belakangan ini mengundang keprihatinan berbagai pihak, termasuk bagi musisi, penyanyi, dan pencipta lagu Virgiawan Liestanto atau Iwan Fals.

Iwan Fals merilis lagu kelangkaan minyak goreng yang mengkritik pemerintah, konglomerat, hingga polisi. Bahkan ia mengumpamakan kelangkaan minyak goreng ini bagaikan tikus yang mati di lumbung padi.

Iwan Fals memang dikenal dengan lagu-lagu baladanya yang mengungkapkan realitas keseharian dan kritik sosial, meski sempat lama vakum, ia pun kini kembali mengungkapkan kritik melalui lagu menyikapi kelangkaan minyak goreng di era Jokowi.

Lagu “Minyak Goreng Langka” ini pun menjadi jawaban atas tudingan masyarakat yang selama ini menilai bahwa Iwan Fals sudah tak kritis lagi menyuarakan kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat.

Baca Juga: Logo Halal Alami Perubahan, Kewenangan Sertifikasi Halal Juga Bergeser ke BPJPH Kemenag 

Lalu bagaimana lirik lagu “Minyak Goreng” yang diciptakan Iwan bersama Raja Pane terebut?

Minyak goreng menguap
Hilang dan lenyap di pasar
Semua ibu-ibu mengerutu
(Pun Bapak-bapaknya sudah barang tentu)

Kocar-kacir di pasar-pasar
Aneh rasanya kok bisa hilang
Kalau pun ada harganya selangit
Usut punya usut ternyata ditimbun
Oleh siapa?
Konon oleh tujuh konglomerat tambun

Aku kesal, kok konglomerat tega
Aku resah, kok polisi tak berdaya
Aku marah, kok pemerintah begitu mudah dipermainkan
Aku geram, kok kasus itu terus berulang

Baca Juga: Moge Renggut Nyawa Dua Bocah Kembar Menyeberang Jalan, Ini Sejumlah Fakta yang Terungkap

Ini seperti tikus mati di lumbung padi
Bahan kita banyak, sawit jutaan hektar
Lalu kenapa hilang dan menghilang
Dasar mafia, masa bodoh orang susah

Mungkin mafia dan aparat ada main
Pura-pura hilang tapi diumpetin
Kok susah amat memberantasnya
Tembak saja atau hukum seumur hidup

Jera .... Jera .... Jera ....
Ah belum tentu ... Lho.

Baca Juga: Inovasi Pelayanan, Polres Indramayu Kirim Sepeda Motor ke Rumah Korban Pencurian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: kaltenglima

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Resolusi 2022, Perhatikan Tiga Hal Ini Saat Membuatnya

Senin, 27 Desember 2021 | 07:00 WIB

Terpopuler

X