Protokol24 - Pemerintah mengakui jika virus covid-19 varian Omicron sudah menyebar di tengah kehidupan masyarakat. Hal itu ditunjukkan juga dengan bertambahnya kasus Omicron yang sudah menyentuh 152 kasus.
Lewat konferensi pers virtual pada Senin 3 Januari 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah siap mengantisipasi lonjakan kasus Omicron.
“Saya jujur, kalau melihat tadi (varian omicron) sudah menyebar dimana-mana, ya tidak mungkin omicron itu tidak ada di publik, sudah ada," kata Luhut.
Baca Juga: Ini Reaksi Ridwan Kamil Soal 20 Warga Jawa Barat Dikarantina Terpapar Varian Omicron
Pemerintah percaya diri bisa menghadapi penyebaran karena tingkat vaksinasi yang sudah digencarkan sejauh ini. Selain itu, obat-obatan juga sudah tersedia di berbagai fasilitas kesehatan. Termasuk juga kesiapan rumah sakit dalam menerima pasien Omicron.
Para tenaga kesehatan dan fasilitas karantina juga sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.
Untuk itu, ia menegaskan, pemerintah sangat siap mengantisipasi lonjakan kasus omicron di Indonesia.
Baca Juga: Anggota Polisi dikeroyok Puluhan Orang Hingga Luka-Luka, 10 Orang Berhasil Diamankan
Dia juga memaparkan, kematian akibat ccovid-19 dalam dua hari terpantau nihil. Adapun pada tanggal 26 Desember dan 2 Januari tidak ada satu pun kasus kematian.
Secara umum kata Luhut, situasi sudah terkendali dan kondusif saat ini.
Tak ada pelonggaran
Luhut menegaskan, merujuk pada surat edaran dari Satgas Covid-19, tidak ada lagi pelonggaran karantina. Hal itu guna menambah kedisiplinan untuk mengantisipasi penyebaran luas virus Omicron.
Baca Juga: Polri Diusulkan Masuk ke Kementerian? Ini Jawaban dari Pemerintah