Baca Juga: Pupuk Indonesia Siapkan Stok 113.856 Ton Sambut Musim Tanam Okmar Untuk Jabar Banten dan DKI
Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina merupakan perpanjangan tangan perseroan dalam mengelola wilayah kerja migas di area Jawa bagian barat.
Mengkoordinir lapangan migas baik di darat maupun di lepas pantai, Regional Jawa terus berupaya mencari sumber daya hidrokarbon baru guna memenuhi kebutuhan energi nasional.
Dan pemboran sumur Bajakah atau BJK 001 ini merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan dalam memenuhi tercapainya produksi nasional 1 juta barrel minyak per hari.
Disamping itu, juga untuk pemenuhan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari, seperti yang dicanangkan oleh SKK Migas pada tahun 2030 mendatang.
Dengan demikian maka, selama periode Januari hingga Juli 2022, Regional Jawa menyumbang produksi minyak bumi nasional sebesar 63.553 Barrel Oil Per Day (BOPD), dan gas bumi sebesar 389,84 MMSCFD.
Terkait hal itu, Direktur Pertamina EP, Wisnu Hindadari menyampaikan bahwa Regional Jawa akan terus mendorong kegiatan eksplorasi di wilayah kerjanya.
Hal itu dilakukan dengan mencanangkan pemboran eksplorasi minimal 10% dari total pemboran sumur pengembangan per tahun.
Ini juga untuk memastikan Reserve to Production Ratio di Regional Jawa tetap terjaga dengan baik pada tahun-tahun mendatang.
“Selain itu, kami juga akan terus memastikan bahwa eksekusi pemboran baik sumur eksplorasi maupun sumur pengembangan dapat dijalankan dengan menerapkan prinsip On Time, On Budget, On Spec, On Return (OTOBOSOR),” tandas Wisnu.
Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina yang terdiri dari Zona 5 PHE ONWJ, Zona 6 PHE OSES dan Zona 7 Pertamina EP memiliki wilayah kerja migas di Jawa bagian barat mencakup onshore dan offshore atau lepas pantai.(*)
Artikel Terkait
Kolaborasi Patriot Desa Bersama PWI Indramayu Sepakat Promosikan Potensi Desa Lewat KIM
Dua Atlet NPCI Asal Indramayu Berhasil Meraih Prestasi Membanggakan Pada Ajang Asean Para Games Solo 2022
Peduli Pendidikan Diniyah, Bupati Indramayu Raih Penghargaan FKDT Jawa Barat
Ini Cara Indramayu Dukung Kebaya Masuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Ada Lomba Senam Berkebaya
Berhasil Pertahankan Komoditas Pangan Nasional, Kabupaten Indramayu Terima Penghargaan Menteri Pertanian