Sumur Eksplorasi Bajakah Sumber Daya Migas Baru di Indramayu, Pertamina EP Pastikan Cadangan Produksi Terjaga

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Senin, 29 Agustus 2022 | 15:54 WIB
 Sumur eksplorasi Bajakah atau BJK 001 pada wilayah kerja Pertamina EP Jatibarang Field berlokasi di Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (CIPYADI/PROTOKOL24)
Sumur eksplorasi Bajakah atau BJK 001 pada wilayah kerja Pertamina EP Jatibarang Field berlokasi di Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (CIPYADI/PROTOKOL24)

Baca Juga: Pupuk Indonesia Siapkan Stok 113.856 Ton Sambut Musim Tanam Okmar Untuk Jabar Banten dan DKI 

Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina merupakan perpanjangan tangan perseroan dalam mengelola wilayah kerja migas di area Jawa bagian barat.

Mengkoordinir lapangan migas baik di darat maupun di lepas pantai, Regional Jawa terus berupaya mencari sumber daya hidrokarbon baru guna memenuhi kebutuhan energi nasional.

Dan pemboran sumur Bajakah atau BJK 001 ini merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan dalam memenuhi tercapainya produksi nasional 1 juta barrel minyak per hari.

Disamping itu, juga untuk pemenuhan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari, seperti yang dicanangkan oleh SKK Migas pada tahun 2030 mendatang.

Dengan demikian maka, selama periode Januari hingga Juli 2022, Regional Jawa menyumbang produksi minyak bumi nasional sebesar 63.553 Barrel Oil Per Day (BOPD), dan gas bumi sebesar 389,84 MMSCFD.

 Baca Juga: Tujuh Pecahan Rupiah Baru Dikeluarkan BI Dalam Momentum HUT RI 77 Tahun, Ini Pahlawan yang Ditampilkan

Terkait hal itu, Direktur Pertamina EP, Wisnu Hindadari menyampaikan bahwa Regional Jawa akan terus mendorong kegiatan eksplorasi di wilayah kerjanya.

Hal itu dilakukan dengan mencanangkan pemboran eksplorasi minimal 10% dari total pemboran sumur pengembangan per tahun.

Ini juga untuk memastikan Reserve to Production Ratio di Regional Jawa tetap terjaga dengan baik pada tahun-tahun mendatang.

“Selain itu, kami juga akan terus memastikan bahwa eksekusi pemboran baik sumur eksplorasi maupun sumur pengembangan dapat dijalankan dengan menerapkan prinsip On Time, On Budget, On Spec, On Return (OTOBOSOR),” tandas Wisnu.

Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina yang terdiri dari Zona 5 PHE ONWJ, Zona 6 PHE OSES dan Zona 7 Pertamina EP memiliki wilayah kerja migas di Jawa bagian barat mencakup onshore dan offshore atau lepas pantai.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X