PROTOKOL24 - Pada tanggal 20 Januari, bertempat di Ruang Aula Gedung Sekretariat STMIK IKMI Cirebon, Ketua STMIK IKMI Cirebon, Dr. Dadang Sudrajat, S.Si, M.Kom, dan Koordinator PMM 4 Ade Irma Purnamasari, M.Kom membuka acara pembekalan untuk 16 mahasiswa Teknik Informatika beserta orang tua mereka.
Acara pembekalan ini merupakan langkah awal bagi mahasiswa STMIK IKMI Cirebon yang akan mengikuti program pertukaran mahasiswa ke berbagai daerah di Indonesia.
Ke-16 mahasiswa ini nantinya akan menjalani program pertukaran di berbagai kota di Indonesia, yang melibatkan sejumlah universitas ternama.
Aceh, Bali, Sumatera Barat, Medan, Pekan Baru Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Lampung menjadi destinasi yang akan mereka kunjungi. Mereka akan memperoleh pengalaman berharga di berbagai budaya dan lingkungan akademis yang berbeda.
Universitas-Universitas yang akan menjadi tujuan para mahasiswa STMIK IKMI Cirebon ini mencakup Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Pendidikan Ganesha, Institut Design dan Bisnis Bali.
Tak hanya itu, Universitas Negeri Padang, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Medan, Universitas Lancang Kuning, Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Makassar, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Fajar, dan Universitas Teknokrat Indonesia juga turut menjadi tujuan.
Semua pihak berharap agar mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti program ini senantiasa dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Doa juga terucap agar ilmu yang diperoleh selama program pertukaran ini dapat membawa manfaat yang besar, bukan hanya bagi mereka pribadi, tetapi juga untuk kemajuan Nusa dan Bangsa.
Semua berharap berharap agar langkah-langkah ini dapat melahirkan generasi yang lebih berkualitas dan penuh pengalaman.
Program pertukaran mahasiswa bukan hanya sebuah perjalanan fisik, namun juga petualangan intelektual dan sosial.
Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan beradaptasi, toleransi, dan keterbukaan terhadap perbedaan.
Selain itu, mereka akan memperdalam pemahaman tentang peran penting Indonesia dalam konteks global.