pendidikan

Yayasan Matauli Canangkan Pembangunan Kampus STAI Barus, Berjarak 800 Meter dari Tugu Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara

Jumat, 2 Agustus 2024 | 18:47 WIB
Pembangunan kampus STAI Barus Yayasan Matauli ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Ketua Pembina Yayasan Matauli Akbar Tandjung dan Pj Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta dan didampingi Ketua Umum Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung. (Ist/protokol24)

Ia pun mengungkapkan harapannya agar STAI Barus akan tetap eksis, menggelora, maju, serta berkualitas dalam mencetak generasi Islam yang amanah, tabligh dan fathonan, demi kemajuan bangsa dan negeri, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga: IKWI Indramayu Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut HUT ke-63 Tahun, Perkuat Peran Melalui Program Sejoli Hingga Hallo Gaes 

Harapan yang sama juga disampaikan Pj Gubernur Sumut dalam pesannya yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Abdul Haris Lubis. Dirinya mengapresiasi pencanangan pembangunan kampus STAIB di Barus.

Menurut Pj Gubsu Agus Fatoni, pembangunan kampus STAIB di Barus merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar.

"Selain menyediakan fasilitas pendidikan, kami juga berharap kampus ini menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfaat bagi seluruh warga," pesan Agus Fathoni.

Sejumlah tokoh tampak hadir dalam kegiatan pencanangan pembangunan kampus STAIB di Barus. Diantaranya, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Herry Jogaswara, Sekda Kota Sibolga Juneidi Tanjung.

Tampak pula hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi sumatera Utara Abdul Haris Lubis, Ketua STAIB Prof. Dr. Yunan Yusuf, Wakil Ketua STAIB Prof. Dr. Rusmin Tumanggor dan Ketua Umum Gabema Tapteng Masriadi Pasaribu, dan sejumlah tokoh asal Barus dan Tapanuli Tengah.(*)

Halaman:

Tags

Terkini