Protokol24 - Kematian akan terjadi kepada setiap nyawa yang hidup. Tak kenal usia, kematian akan menghampiri kapan saja tanpa diundang. Seringkali menjadi pertanyaan, ke manakah ruh pergi setelah meninggal dunia?
Hal itu akan kami ulas dalam artikel. Ustadz Oemar Mita mengatakan, sesaat manusia akan dijemput ajalnya, maka sekumpulan malaikat akan datang menjemput.
Baca Juga: Waspada! Omicron Punya Daya Tular Tinggi, Puncak Kasus diprediksi Pecah Pada Pertengahan Februari
“Orang muslim itu kalau akan meninggal dunia dan akan menuju urusan akhirat, maka datang serombongan malaikat,” kata Oemar.
Jika orang yang akan dicabut nyawanya beriman, maka yang datang menjemput adalah malaikat rahmat.
“Datang bersama dengan malaikat maut, para malaikat itu duduk sejauh mata memandang,” ungkapnya.
Saat datang menjemput, malaikat membawa dua barang dari surga yaitu kain kafan dan minyak wangi. Dua benda tersebut akan dipakaikan kepada ruh sesaat seseorang beriman dicabut nyawanya.
“Turun malaikat maut, setelah dicabut. Malaikat maut selesai tugasnya,” tutur dia.
Setelah itu, ruh dibawa ke langit pertama hingga ketujuh. Di langit pertama, ruh disambut malaikat dengan gemuruh disertai dengan panggilan yang paling mulia terhadap ruh tersebut. Layaknya dia dipanggil hormat saat di dunia. Di setiap lapisan langit, malaikat meminta izin untuk dibukakan pintu.
“Setiap langit jaraknya 500 tahun perjalanan,” ujat Oemar dikutip dari laman Youtubenya, Minggu 23 Januari 2022.
Di langit ketujuh, terdapat lautan yang dalamnya 500 tahun perjalanan. Di atas laut itulah terdapat singgasana sang Maha Pencipta Allah SWT.