daerah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Meminta Arteria Dahlan Meminta Maaf Soal Kritik Bahasa Sunda

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:13 WIB
Cuitan Ridwan Kamil meminta Arteria Dahlan meminta maaf pada masyarakat atas kritik pengucapan bahasa Sunda saat raker bersama Jaksa Agung. (Twitter @ridwankamil)

 

BANDUNG, PROTOKOL24- Pernyataan Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan terkait pengucapan bahasa Sunda dalam rapat mengundang reaksi berbagai kalangan.

Arteria Dahlan mengkritik seorang kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda saat rapat bersama DPR RI.

Bahkan politisi PDI Perjuangan itu pun meminta dilakukan pemecatan terhadap kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat tersebut.

Baca Juga: Obat Antivirus Covid-19 Diproduksi Dalam Negeri Mulai Mei Tahun Ini

Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar Arteria Dahlan meminta maaf pada masyarakat Sunda.

Menurutnya, protes yang dilayangkan Arteria Dahlan terkait hal tersebut dinilai sangat berlebihan.

Ridwan Kamil melalui akun Twitter resminya, @ridwankamil, meminta agar Arteria Dahlan meminta maaf.

Hal ini diperlukan untuk mendinginkan suasana yang saat ini mulai memanas karena pernyataan tersebut mengundang reaksi masyarakat berbagai kalangan.

"Searifnya Bang Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Sunda. Negeri ini sudah lelah dgn pertengkaran," cuit Ridwan Kamil, Selasa 18 Januari 2022.

Baca Juga: Yamaha Fazzio 125, Skutik Terbaru Keluaran Yamaha Dengan Desain Unik, Simak Apa Saja Keunggulannya 

Hal lainnya yang menjadi perhatian Ridwan Kamil adalah terkait permintaan Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung mengganti posisi seorang kepala kejaksaan tinggi (kajati) karena berbicara bahasa Sunda saat rapat DPR RI.

Menurut Ridwan Kamil, permintaan pemecatan jabatan yang dimintakan Arteria Dahlan lantaran penggunaan bahasa Sunda merupakan hal yang berlebihan.

"Nusantara ini kaya karena perbedaan, termasuk bahasa. Jika tidak nyaman silakan sampaikan keberatan, namun minta pemecatan jabatan menurut saya itu berlebihan. Mari Jaga persatuan." pintanya.

Baca Juga: Waspada Omicron, Pintu Kedatangan Dalam Negeri Kembali Dibuka Demi Jaga Hubungan Baik Antarnegara

Halaman:

Tags

Terkini