Menurutnya penurunan angka stunting hingga mencapai 14,4 persen harus berkelanjutan sehingga angka stunting di Kabupaten Indramayu dapat terus mengalami penurunan drastis.
Nina Agustina memaparkan terobosan untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya terus dilakukan dengan seluruh jajaran yang tergabung dalam satgas penurunan angka stunting.
Baca Juga: Dampak Pandemi Mengubah Cara Transaksi, Ini 5 Alasan Orang Lebih Memilih Belanja Online
Ia mengemukakan dana desa dapat dialokasikan oleh pemerintah desa untuk turut berperan menurunkan angka stunting.
Selama ini, kepala desa hanya fokus pada pembangunan infrastruktur sementara pengalokasian anggaran dana desa untuk penurunan angka stunting masih belum menjadi perhatian serius.
Hadir dalam rapat konsolidasi penurunan angka stunting bersama menteri PMK diantaranya Bupati Indramayu Hj Nina Agustina, Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar, Dandim 0616 Indramayu Letkol ARM Andang Radianto, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Adjie Prasetya, Kadisnkes kabupaten Indramayu Dr Wawan Ridwan, Dirut RSUD Indramayu Dr Deden Boni Koswara, dan Kadiskanla kabupaten Indramayu Edi Umaidi.(*)
Artikel Terkait
Tak Akan Lagi Kesulitan Air, Sumber Baru Kebutuhan Pertanian Indramayu Akan Dipenuhi Bendungan Cipanas
Bank Bjb Indramayu Dukung Peringatan Hari Jadi 495 Tahun, Ini Rangkaian Acaranya
Dari Indramayu Untuk Cianjur, Bupati Nina Agustina Pimpin Langsung Distribusi Bantuan Logistik Korban Gempa
Program Unggulan Bupati Nina Hantarkan Pemkab Indramayu Raih Peringkat Terbaik Kedua Pengelolaan SP4N LAPOR
PWI Indramayu Goes to School 4, Gelar Kelas Jurnalistik Milenial di SMAN 1 Tukdana