PROTOKOL24- Sedikitnya 2.200 hamster dimusnahkan dan pemerintah kembali mendapati seekor hamster yang terbukti positif terkonfirmasi virus Covid-19.
Hal ini diketahui setelah melacak wabah virus Covid-19 dari pekerja toko hewan piaraan.
Otoritas Hong Kong pun telah memerintahkan pemusnahan ribuan hamster dari puluhan toko hewan peliharaan di wilayahnya.
Upaya otoritas setempat untuk mengatasi wabah melalui pemusnahan hamster mendapat protes dari masyarakat.
"(Pemerintah) sangat menyarankan masyarakat untuk menyerahkan ... sesegera mungkin hamster yang dibeli di toko hewan peliharaan lokal pada atau setelah 22 Desember 2021 untuk ditangani secara manusiawi," imbaun pemerintah setempat seperti dikutip Protokol24 dari Antara yang dilansir dari Reuters, Senin 24 Januari 2021.
Tak bergeming diprotes masyarakat, pihak berwenang terus mendesak para pemilik hewan peliharaan untuk menyerahkan hamster-hamster mereka.
Desakan pemerintah ini dilakukan seiring dengan meningkatnya resiko kesehatan di tengah wabah yang belum juga usai.
Baca Juga: Ke Manakah Ruh Pergi Setelah Meninggal Dunia? Ini Jawaban dari Ulama, Ditempatkan Sesuai Hal Berikut
Selain memprotes upaya pemerintah, masyarakat juga telah menawarkan diri untuk mengadopsi hamster-hamster yang terancam dimusnahkan itu.
Masyarakat setempat sependapat dengan sebagian ilmuwan dan dokter hewan yang menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukan bila hewan memiliki andil dalam penularan virus Covid-19 kepada manusia.
Sebelumnya, Otoritas Hong Kong telah menyatakan seekor hamster yang diserahkan oleh pemiliknya terbukti positif Covid-19.
Hal ini yang kemudian ditindaklanjuti dengan memerintahkan pemusnahan hamster-hamster dari toko hewan.***