Indramayu,Protokol24.- Program Perempuan Berdikari atau Peri yang menjadi salah satu dari 10 program unggulan Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina telah berhasil mencetak 1.330 orang purna pekerja migran Indonesia (PMI) berwirausaha mandiri.
Keberhasilan program Peri ini, terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Apalagi Bupati Indramayu Nina Agustina memberikan perhatian khusus terhadap program ini sehingga program pemberdayaan ekonomi yang diberikan kepada perempuan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, pendampingan, dan fasilitasi akses permodalan melalui perbankan ini berdampak positif bagi kemandirian PMI.
Perempuan Berdikari atau Peri merupakan upaya agar para PMI yang telah kembali ke tanah kelahirannya itu bisa mengembangkan potensinya dan tidak kembali ke luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan tahun 2021, jumlah purna PMI di Kabupaten Indramayu berjumlah 70.120 orang.
Dari jumlah tersebut, Disnaker Kabupaten Indramayu menargetkan sebanyak 6.000 orang purna PMI untuk menjadi peserta pelatihan selama rentang waktu 5 tahun sampai tahun 2026.
Sedangkan pada tahun 2023 ini rencananya akan melatih 1.260 orang purna PMI yang berasal dari kegiatan APBD sebanyak 640 orang dan CSR sebanyak 620 orang.
Dari kegiatan yang sudah berjalan, peserta program Perempuan Berdikari atau Peri mendapatkan pelatihan untuk pembuatan kue kering, olahan minuman, olahan manga, olahan ikan, olahan rumput laut, olahan siwang, olahan keripik bayam, olahan kopi, pembuatan sandal, menjahit dan kerajinan tangan lainnya. Bahkan dimungkinkan jenis pelatihan akan terus berubah sesuai dengan minat dari para peserta Peri.
“Selain itu, untuk meningkatkan kemampuannya para peserta Peri juga diberikan materi kewirausahaan, pemasaran produk, pengemasan, administrasi keuangan, pendampingan, dan kami juga memfasilitasi proses izin usaha dan pembinaan serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan,” jelas Erpin, Jum’at (7/7/2023).
Baca Juga: Pasti Seru Mencicipi Artisan Tea, Ini Agenda Lengkap KKJ PKJB 2023 di Gedung Sate
Dengan pelatihan yang diberikan, purna pekerja migran Indonesia akan memiliki skill untuk mengembangkan usahanya dan memiliki kemandirian untuk selanjutnya menjadi wirausahawan.
Mewujudkan purna PMI menjadi wirausahawan baru merupakan langkah yang sangat serius dilakukan Bupati Indramayu Nina Agustina. Tidak hanya diberikan pelatihan untuk memiliki keterampilan, namun para purna PMI juga terus dilakukan pendampingan dan pemantauan agar program yang dilaksanakan terus berkelanjutan.
Program Perempuan Berdikari atau Peri yang telah dijalankan selama ini mampu untuk menciptakan purna PMI menjadi wirausahawan baru. Dengan peningkatan kemampuan diri, purna PMI akan mengenal dunia usaha dan bisnis karena telah diberikan pelatihan keterampilan, literasi keuangan, dan juga manajemen modern lainnya.
Artikel Terkait
Bupati Indramayu Nina Agustina Jadikan Harkitnas Sebagai Momentum Percepatan Perbaikan Jalan
Bupati Indramayu Nina Agustina Bersama Calon Investor Cek Proyek Mangkrak, Pembangunan Bakal Dilanjutkan
Dukung Kemajuan Tata Rias Wajah, Bupati Nina Agustina Harapkan MUA Community Lahirkan Makeup Artis Andal
Proyek Pertamina EP Disegel, Ini Penjelasan Pemkab Indramayu Terkait Syarat yang Belum Terpenuhi
Bahagianya PPPK Fungsional Tenaga Kesehatan Saat Menerima SK, Ini Pesan Bupati Indramayu Nina Agustina
Inovasi Pertemukan Masalah dan Solusi Administrasi Kependudukan, Kecamatan Jatibarang Perkenalkan Poling Adat