"Jadi tadi sudah menghitung oksigen jangan sampai heboh kayak bulan Juli, sudah dihitung. Rumah Sakit jumlah bed persentasenya urutannya seperti apa sedang disiapkan dihitung. Tapi kan perbedaannya negara-negara yang kena Omicron sekarang sebelumnya Delta-nya enggak heboh, kita Allah takdirkan dikasih delta dulu yang penularannya memang tidak sebanyak omicorn tapi daya fatalitasnya kan lebih tinggi dari Omicron," kata Ridwan Kamil.
"Jadi ibaratnya oleh takdir Tuhan Indonesia itu dikasih cobaan yang lebih berat dulu yaitu melalui Delta sehingga pada saat sekarang dihadang oleh Omicron relatif kekebalan Indonesia setelah Delta plus vaksinnya," ucapnya menambahkan.
Baca Juga: Mendagri Tegaskan Penggunaan PeduliLindungi Selama Nataru, Pengawasan Ruang Publik Diperketat
Terkait vaksinasi di Jabar sendiri, kata Ridwan Kamil saat ini dosis pertama sudah mencapai 73 persen. Hal itu benteng pertahanan yang sudah sangat baik.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir silakan melaksanakan kegiatan, Omicron memang menunggu kita ini lengah makanya nanti monitor oleh media ya tempat-tempat viral pariwisata sedang kita jaga ketat. Pangandaran, Lembang, Puncak dan daerah-daerah yang biasanya jadi sumber berita viral kerumunan di liburan," ujarnya.*(Novianti Nurulliah/Pikiran Rakyat)
Artikel Terkait
Ini Aturan Terbaru dari PT KAI pada Natal dan Tahun Baru 2022, Siapkan Hasil Test PCR Untuk Usia di Bawah 12
Pemerintah Tak akan Berlakukan Putar Balik Kendaraan Pada Masa Natal dan Tahun Baru 2022
5 Lagu Natal yang Menghangatkan Suasana Selain Jingle Bells
Jelang Natal, Begini Situasi Bandara Soekarno-Hatta
Menteri Luhut Instruksikan Hal Ini Kepada Warga saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022