JAKARTA, PROTOKOL24- Kementerian Kesehatan melaporkan kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron hingga Kamis pagi 20 Januari 2022 telah mencapai 882 kasus yang didominasi pelaku perjalanan luar negeri.
Angka ini merupakan akumulasi pasien terkonfirmasi Omicron yang didata sejak kasus pertama terdeteksi pada 15 Desember 2021 lalu.
Melihat perkembangannya yang terus mengalami kenaikan kasus, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan meminta masyarakat untuk menyiapkan diri antisipasi gelombang Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Menurut Luhut B. Pandjaitan apabila berkaca dari perkembangan Omicron di negara lain, perawatan rumah sakit dan tingkat kematian tetap dapat meningkat ketika kasus naik berkali-kali lipat.
“Hingga saat ini angka kematian masih tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan kasus" ungkap Luhut B. Pandjaitan seperti dikutip Protokol24 dari Pikiran Rakyat berjudul Peringatan dari Luhut! Masyarakat Diminta Siapkan Diri Gelombang Omicron: Teater Perang Sesungguhnya.
Baca Juga: Pelaku Pengeroyok yang Menewaskan Anggota TNI AD Sudah Ditangkap Semua, Ini Peran Pelaku
“Upaya flattening the curve atau memperlandai kenaikan kasus positif, harus dilakukan untuk mengurangi beban sistem kesehatan. Kuncinya adalah penegakan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi di tiap daerah,” katanya.
Kasus saat ini sebagian besar terjadi di daerah Jabodetabek yang capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. Untuk itu vaksinasi booster harus segera dikejar di daerah Jabodetabek.
“Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek, untuk itu saya minta provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster." ujarnya.
Mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, penyebaran kasus ke provinsi lain dapat terjadi dengan lebih cepat. Meski belum terjadi peningkatan signfikan di provinsi lain, provinsi lain juga harus tetap bersiap.
Baca Juga: Soal Bahasa Sunda, Giliran Koalisi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Minta Arteria Dahlan Dicopot
Terkait dengan peningkatan jamaah perjalanan Umroh ditengah penyebaran varian Omicron.
Luhut B. Pandjaitan ingin memastikan agar perjalanan umroh dapat berjalan dengan lancar dan aman, maka dari itu ia meminta kepada Kemenag, Kemenkes, dan BNPB untuk dapat mempersiapkan keberangkatan dan kedatangan jamaah sebaik mungkin dengan mengatur flow-nya supaya tidak terjadi penumpukan.
“Saya minta kapasitas dan kelayakan hotel serta wisma haji dapat dipastikan dengan baik, diatur kedatangan antar kloter agar tidak terjadi penumpukan,” paparnya.
Baca Juga: KPK Tetapkan Bupati Langkat Sebagai Tersangka Bersama Empat Orang Lainnya