Dulu Putus Sekolah Kini Bisa Kuliah, Pertamina PHE ONWJ Bersama PKBM Family Permudah Akses Pendidikan Bagi Nelayan

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:39 WIB
Warga belajar PKBM Family memanfaatkan fasilitas peningkatan keterampilan selain pendidikan kesetaraan Paket C yang mendapat dukungan Pertamina PHE ONWJ. (Cipyadi/Protokol24)
Warga belajar PKBM Family memanfaatkan fasilitas peningkatan keterampilan selain pendidikan kesetaraan Paket C yang mendapat dukungan Pertamina PHE ONWJ. (Cipyadi/Protokol24)

Bahkan pria berkacamata yang menjabat sebagai Pembantu Pencatatan Nikah (P3N) di desanya itu, kini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Abdurrohim menimba ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Amin Kandanghaur.

“Dulu sempat putus sekolah setelah SD, Alhamdulillah sekarang sudah kuliah Semester V,” ungkapnya bahagia.

Ayah yang memiliki 3 orang anak itu pun memotivasi nelayan dan warga lainnya untuk tidak malu dalam menuntut ilmu meski tak lagi muda.

Baca Juga: Mobil Siaga Desa Tambi Lor Diserahterimakan Pada Peringatan HUT RI, Kuwu Herawati Pastikan Maksimalkan Penggunaannya Untuk Masyarakat

Warga belajar lainnya, Khasana (35 tahun), kini telah bekerja di salah satu pabrik surimi terbesar Indonesia yang ada di Kandanghaur, Indramayu.

Pria yang lulus SMP pada tahun 2004 lalu, telah menuntaskkan pendidikan kesetaraan Paket C dan lulus pada tahun 2020.

Khasana sempat putus sekolah lantaran terkendala biaya dan kondisi keluarganya.

Ia pun melakoni pekerjaan sebagai nelayan dan usaha bakar ikan untuk memenuhi kebutuhan.

“Sekarang setelah lulus Paket C, melamar di PT Java Seafood dan langsung diterima bekerja,” tuturnya.

Baca Juga: 25 Caption Ucapan Selamat HUT ke-79 Republik Indonesia yang Inspiratif dan Penuh Makna


PKBM Family Juara Nasional
Sejak didirikan pada tahun 2005 lalu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Family terus melakukan berbagai inovasi pembelajaran.

Keberadaannya di tengah-tengah pemukiman nelayan, membuat pengelola untuk melakukan berbagai hal yang tidak biasa.

Salah satu aktivitas pembelajaran istimewa yang dilakukan adalah aktivitas pembelajaran di atas kapal ketika para nelayan tengah beristirahat atau pun saat mendarat.

Diungkapkan Pendiri PKBM Family, Royani pada awal mula pendiriannya kegiatan difokuskan pada pembelajaran keaksaraan fungsional diatas 23 kapal di tengah laut.

Royani mengatakan dalam setiap pemberangkatan kapal yang beroperasi PKBM Family menerapkan sistem pembelajaran dengan tutor sebaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: PROTOKOL24

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X